Disukai
0
Dilihat
12
JIMAT SEMAR MESEM: Antara Cinta dan Kutukan
Horor
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

JIMAT SEMAR MESEM

Antara Cinta dan Kutukan

Hujan turun sejak sore ketika Aris tiba di rumah leluhurnya.

Rumah itu sudah lama kosong. Dinding kayunya menghitam dimakan usia, beberapa genting bocor, dan halaman belakang dipenuhi rumput liar yang tumbuh setinggi lutut. Sejak kakeknya meninggal tiga hari lalu, rumah tersebut menjadi tanggung jawab Aris.

Sebenarnya ia tidak ingin datang sendirian.

Namun ada sesuatu yang membuatnya terus teringat pada pesan terakhir sang kakek.

Kalau nanti Kakek sudah tidak ada, pulanglah. Ada sesuatu yang harus kau ambil.

Pesan itu disampaikan dua minggu sebelum kematian.

Aris mengira sesuatu yang dimaksud adalah surat warisan atau dokumen tanah.

Ternyata bukan.

Malam itu, ketika hujan semakin deras, Aris menemukan sebuah peti kayu tua di kamar kakeknya.

Peti itu terkunci.

Setelah mencari cukup lama, ia menemukan sebuah kunci kecil terselip di bawah kasur.

Klik.

Penutup peti terbuka.

Di dalamnya hanya ada beberapa lembar kain tua, sebuah foto hitam putih, dan bungkusan kain putih yang diikat benang merah.

Aris mengamb...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Rekomendasi