Jejak yg tak pernah hilang
Komedi
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Jejak yang Tak Pernah Hilang
Pagi itu, kabut masih menyelimuti halaman belakang rumah tua itu saat Rian membuka lemari kayu berukir yang sudah berdiri di sudut ruangan lebih dari tiga puluh tahun. Bau kertas tua, kayu cendana, dan sedikit aroma tanah lembap langsung menyambut hidungnya, membawa ribuan kenangan yang sempat terkubur oleh kesibukan masa kini. Di bagian paling bawah lemari, tersembunyi di balik tumpukan kain sarung usang, ada sebuah kotak kulit berwarna cokelat gelap yang sudah mulai mengelupas di bagian sudutnya. Di atas tutupnya terukir huruf nama dengan tinta emas yang memudar perlahan dimakan waktu: Bapak, 1994.
Tangan Rian terasa din...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Cerpen
Jejak yg tak pernah hilang
Andi Yansah
Komik
Kafe Kafe
Areshin
Cerpen
Tiga Perempuan dan Satu Ranjang
Muhammad Sapril
Cerpen
Ras Terkuat di Bumi (Mau Kiamat)
AdisCill20
Flash
Siapa??? Rusak Kacamata Nenek
Emma Kulzum
Flash
MITOS BATU KATANYA?
Siti rokhmah
Komik
KAOS HITAM
moris avisena
Komik
KISAH THORURA
Voni lilia
Flash
Kucing Kosmik
Maria Septian Riasanti Mola
Cerpen
Bertahan Hidup Dengan Yang Termurah
cahyo laras
Flash
Ketua RT Dadakan
Penulis N
Cerpen
Tante Tuti
Emma Kulzum
Cerpen
Kisah para penghuni rumah tua (Bagian 1 : Ide Baru)
Lisa Nur Hikmawati
Flash
Habib Gadungan Kena Azab Instan
Rere Valencia
Flash
Intel Partikelir
Muhammad Sapril
Rekomendasi