Jejak Kebaikan yang Tak Berujung
Misteri
Rutinitas pagi itu berjalan seperti biasa, sebuah kedai sederhana milik tiga sekawan: Hafid, Randi, dan Yuda. Hafid dengan cekatan menyiapkan berbagai bumbu dan bahan di dapur, aroma tumisan samar-samar mulai tercium. Randi sibuk menghitung uang modal dan memastikan mesin kasir berfungsi dengan baik. Sementara Yuda menata meja dan kursi, menyapu lantai, dan memastikan setiap sudut kedai bersih dan siap menyambut pelanggan. Tepat pukul sembilan pagi, setelah semua persiapan rampung, Yuda mengayunkan papan bertuliskan "BUKA" di depan kedai. Mereka bertiga berharap hari ini akan lebih ramai dari hari-h...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Jejak Kebaikan yang Tak Berujung
Ron Nee Soo
Novel
Bisikan dari Masa Lalu
Adnan Fadhil
Cerpen
Menur: Dendam Roro Jongrang
Mila Phewhe
Cerpen
KAMAR KOS NOMOR 7
Mxxn
Flash
Our World
Shofiyah Azzahra
Cerpen
KOTAK MERAH
Hans Wysiwyg
Novel
FIRASAT
Rara
Flash
Sang Penjaga (4)
Omius
Flash
Pokoknya Ikuti Saja!
Nuel Lubis
Flash
Blog Misteri
Noer Eka
Flash
Cermin Dua arah
Viona fiantika
Novel
Kucing Iblis
Yovinus
Novel
Rahasia Nenek Piju
Mizan Publishing
Flash
Lingkaran
Afri Meldam
Flash
11/12 Class
Ariq Ramadhan Nugraha
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Jejak Kebaikan yang Tak Berujung
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Kembali
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Lagu yang tidak Pernah Selesai
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Tipu Daya Lelaki yang Sudah Berumur
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Ekspektasi
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Dalam Cinta Kubertanya?
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Hak Cipta
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Sabar adalah Sungai, Senyumanmu adalah Muaranya
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Warna Cinta di Buku Saku
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Happy Wedding
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Sebuah Cinta dan pesan yang tidak pernah dibalas
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Anak Mimpi
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Waktu Bahagia
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Dunia yang Lebih Lengkap
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Setiap satu sendok bumbu kacang adalah satu kesempatan yang hilang
Ron Nee Soo