Hujan di Kota Asap
Drama
Kota ini adalah labirin beton. Gedung-gedung tinggi berdiri angkuh, melindungi bayangan mereka dari sinar matahari yang perlahan menghilang di ufuk barat. Jalanan macet, suara klakson bersahutan, dan udara penuh polusi seperti biasa. Kota ini seolah-olah bernapas dengan kesibukan dan kepenatan, memaksa siapa pun yang hidup di dalamnya untuk bergerak cepat atau tersingkir.
Di sebuah halte bus, Lala duduk terpaku. Kardus di pangkuannya terasa lebih berat dari seharusnya, seperti beban dari semua kenangan yang bersemayam di dalamnya. Sore ini, ia kehilangan pekerjaannya. Tidak ada peringatan, tid...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp30.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Kisah yang Belum Usai
Husni Magz
Novel
Pengantin Sang Badai
Arslan Cealach
Novel
Bayang
Itata
Cerpen
Hujan di Kota Asap
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Lukisan Senja di Balik Jendela
Lukitokarya
Skrip Film
I Didn't Do Anything
Riris Syahadah
Skrip Film
mengantarkan pada kebahagiaan
Selvi Diana Paramitha
Cerpen
[CERPEN] Surat Dari Alan
Diyanti Rita
Flash
Dua
Rifatia
Flash
Satu Persen Ibu
Hani Abla
Novel
THE PAGEANT: Brain, Beauty, Bitchaviour
Ardhi Widjaya
Novel
Rumah Adik Kakak
Andre Sore
Skrip Film
The Rising Legacies
Gadhinia Devi Widiyanti
Cerpen
What Remains
Farah Maulida
Cerpen
Talk to who?
Maisa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hujan di Kota Asap
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Yang Tersisa Setelah Kepergianmu
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Daun Terakhir di Ranting yang Sepi
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Tidak Ada yang Spesial di Hari Ulang Tahun
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Belum Usai
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Hunian
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Ujung Fajar
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Raga yang Membeku
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani