Disukai
0
Dilihat
11
GEDORAN DI PAGAR TUAN CIAAT
Drama
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

“Permisiiii . . .!!!”

Suara pria itu nyaring membelah pagi. Ia melongokkan kepalanya ke sela-sela pagar tinggi kokoh berwarna coklat itu. Mana sih belnya ini? gerutunya. Karena tak kunjung menemukan bel, ia berteriak lagi lebih kuat: “Permisiiii!!”

Tak ada jawaban dari rumah besar berwarna putih itu.

Temannya, seorang pria tinggi kurus di atas sebuah sepeda motor, membunyikan klakson kendaraannya beberapa kali.

Tak ada pertanda akan datangnya jawaban dari rumah itu. Ia tetap diam, kokoh, megah, namun tuli.

“Gedor aja pagarnya!” sang pria di atas seped...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Rekomendasi