D I S T A N C E
Drama
“WE DID IT RAY!!!! WE DID IT!!!!” teriak Damar sambil melayangkan kedua tangannya ke udara.
“Akhirnya kerja keras kita selama ini terbayarkan ya…” kataku yang sangat bangga melihat Damar yang seperti tidak percaya bahwa dia berhasil melewati masa putih abu-abunya.
Tiga bulan lalu, pak Seno yang merupakan wali kelas kami, memanggil Damar ke Ruang Guru untuk mendiskusikan tentang rencana masa depan Damar. Nilai damar menurun drastis entah bagaimana ceritanya. Kalau dia tidak bisa meningkatkan nilainya, dia terancam tidak lulus. Perceraian kedua orangtuanya beberapa bulan lalu menjadi pukulan terbesar bagi hidup Damar...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
D I S T A N C E
AlifatulM
Novel
Menoreh Luka di Hati
Handi Yawan
Novel
Karimunjawa Love Story
Kelana Kaheswara
Flash
Jas Hujan
Alifia Sastia
Cerpen
Berhenti Saja Kau Jadi Guru
Habel Rajavani
Novel
Menanti Hujan Teduh
Isti Anindya
Novel
CATATAN GELAP
Agung Wahyu Prayitno
Skrip Film
Surat Cinta yang Terbaca
Imajinasiku
Skrip Film
Latar Belakang
Rangga Samuel
Cerpen
Avocado Party
Adinda Amalia
Cerpen
Sora dan Keputusannya
Moycha Zia
Novel
Catatan Harian Anak Selatan
Kertas Lakmus
Novel
VACUUM
Gardenia
Novel
H-365
Ludiamanta
Skrip Film
Titik-titik
Muhammad Alfi Rahman
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
D I S T A N C E
AlifatulM
Flash
Bronze
Luka
AlifatulM
Flash
Pulih. . .
AlifatulM
Flash
Bronze
Seseorang yang putus asa
AlifatulM
Flash
Bronze
ES KRIM MINT CHOCO
AlifatulM
Flash
Bronze
Hal yang melegakan di hari yang berat
AlifatulM
Flash
Tempat Ternyaman di Dunia
AlifatulM
Flash
Bronze
Seperti Menunggu Kue Matang
AlifatulM
Flash
Bronze
Karena Hanya Nara
AlifatulM
Flash
Pengertian Cinta
AlifatulM
Flash
Terhitung dan Tidak Terhitung
AlifatulM
Flash
Warna. . .
AlifatulM
Flash
Bronze
Luka Kecil
AlifatulM
Cerpen
Bronze
P A T A H
AlifatulM
Flash
Bronze
Cara Agar Tidak Sakit
AlifatulM