Aku dan Kecintaan Sendiri
Romantis
Tok ...
Tok ...
Tok ...
"Iya, Ma," ujarku dari dalam kamar.
Kutahu, yang mengetuk pintu kamarku adalah Mama. Di jam-jam segini, siapa lagi jika bukan dirinya. Tak mungkin adik aku itu. Si Bontot pasti lagi asyik main game favoritnya. Apa enaknya sih main game tembak-tembakan?
Dia, kalau sudah main game itu, pasti deh. Suaranya berisik sekali. Apa setiap laki-laki seperti adikku yang bontot itu? Apa laki-laki dalam ...
Aku terkekeh sendiri, sambil membuka pintu kamarku.
Nah, kan, benar, Mama pasti ya...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Aku dan Kecintaan Sendiri
Nuel Lubis
Novel
RASA CINTA DALAM DUA DUNIA
Nyarita
Novel
KEKASIH SEMUSIM
Falcon Publishing
Skrip Film
Izinkan Aku Memilih Tuhan JULIA
Kodratullah fabrianto
Flash
Senyum Senja
Anima Sincretica
Novel
I'm First
Karin Vayra
Flash
Sebatang Rosewood
Ravistara
Flash
아이구 Aigoo, Still Re
Hans Wysiwyg
Novel
Heartwarming Chocolate
Bentang Pustaka
Novel
Hidden Eyes
IndaahNs
Flash
Kepalsuan
Sulistiyo Suparno
Flash
Pelukkan Segelas Jus
lidia afrianti
Flash
RED #3
Kaylasyifa Azzahrie
Novel
Cinta tak bertuan
Dernita franicarde
Novel
Ketika Angka Menjadi Rumah
Jane Lestari
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Aku dan Kecintaan Sendiri
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Hoki Sebuah Nama
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Gemini versus Virgo
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Si Lola Menyebalkan
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Asal Usul Bonsai Tangisan
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Khayalan Si Jomblo Ngenes
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Tā Shǎguā
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Distraksi itu adalah Sebuah Girlband Seksi
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Inikah Rasanya...
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Hey, Aku Bukan Proyek Kamu!
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Caranya Bilang "I Love You So Much"
Nuel Lubis
Novel
Bronze
Tak Sambat
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Dunia Orang Dewasa itu, Keseriusan dan Kesenangan seolah Melebur
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Siapa Tanam Benih, Dia yang Bertanggungjawab
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Kemenangan Alma, Seorang Ibu Hamil
Nuel Lubis