Tā Shǎguā
Romantis
Santo Lubis menatap layar ponselnya seperti sedang menatap nasib. Hero yang ia mainkan di permainan moba itu sudah terkapar, layar berubah abu-abu, dan tulisan "Defeat" muncul dengan kejam, tanpa empati. Ia menghela napas panjang, lalu menjatuhkan ponsel ke atas kasur kosannya.
“Parah,” gumamnya. “Build aku kacau banget. Tim juga kagak ada yang backup.”
Di ujung kasur, Grace Yunika duduk bersila sambil memeluk bantal. Rambutnya diikat asal, kaus putih kebesaran dengan gambar karakter kartun Cina entah siapa. Dari tadi ia menonton Santo bermain, pura-pura fokus, padahal sesekali matan...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Amora Menolak Cinta
Rainy Amanda
Cerpen
Tā Shǎguā
Nuel Lubis
Novel
BERDAMAI DENGAN LUKA
Tri Tomy Julio
Novel
Connesso
Cano
Novel
Dian
Alfinda Walidah
Novel
Cinta yang tumbuh
Dwaz
Novel
Cinta Terhalang di Penghujung Jalan
Lynda Cevest
Novel
zwischen
Gurlzend
Novel
Inestable
Mizan Publishing
Novel
The Memories of Algebra
Bentang Pustaka
Flash
Binar Mentari
Chika Manupada
Cerpen
Happy Birth Day Our Queen
Daud Farma
Novel
Cinta KeluArga
agus herman susanto
Skrip Film
Bu Dosen, Please Be Mine!
Reni Hujan
Flash
Hilang
Vivianhervian
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tā Shǎguā
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Si Lola Menyebalkan
Nuel Lubis
Novel
Bronze
Tak Sambat
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Hari-hari Menggila Cindy Montolulu
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Terpaksa Putus karena
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Bola dan Horor
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Menunggu Cinta
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Arah Ayah
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Monyet Lirik Sana Sini
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Sayang yang Telat
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Kung-Kung, Bersabarlah!
Nuel Lubis
Novel
Clarissa & Gloria
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Pacaran Sabtu Minggu
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Aku Beto, dan Panggil Aku Si Cemong
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Namanya S
Nuel Lubis