I.D.Pran Menulis artikel
@ipranastiti

Kisah Seorang Penderita Necrophilic, Carl Tanzler yang Mencintai dan Tidur dengan Jasad Wanita Pujaannya

Kisah Seorang Penderita Necrophilic Carl Tanzler yang Mencintai dan Tidur dengan Jasad Wanita Pujaannya
Tidak ada yang salah dengan mencintai seseorang. Akan tetapi, ketika terlalu besar sebuah cinta sampai meniduri jasad kekasih pujaannya ... rasanya sedikit menakutkan.
Cocok buatmu
Kamu sudah tahu tentang sebuah penyakit kejiwaan yang disebut sebagai Necrophilic? Penyakit ini adalah sebuah gangguan psikologis dimana seseorang sangat mencintai mayat. Mereka seolah menghilangkan batas antara makhluk yang hidup dan yang mati. Mungkin masih sangat jarang orang yang mengalami perilaku ini, tetapi kisah tentang Necrophilic pernah menjadi sangat booming hingga menjadi populer karena dialami oleh seorang pria bernama Carl Tanzler.

Bagaimana kisah Carl Tanzler dan petualangannya menjadi seorang Necrophilic? Beginilah kisahnya.

1. Carl yang Terlalu Mencintai Pasiennya Sendiri

Kwikku, Carl yang Terlalu Mencintai Pasiennya Sendiri
Sumber: boombastis.com
Carl Tanzler, atau yang juga dikenal dengan nama Carl von Cosel merupakan seorang pekerja di sebuah rumah sakit bernama Marinir Amerika Serikat. Suatu hari, Carl memiliki pasien seorang wanita bernama Elena Milagro. Elena adalah seorang wanita yang sangat cantik, sayangnya dia menderita Tuberkulosis saat itu. Carl pun menaruh hati pada Elena dan cintanya semakin besar sampai seolah-olah terobsesi dengan wanita cantik tersebut. Bahkan, Carl sampai memberikan berbagai macam hadiah seperti pakaian maupun perhiasan pada Elena. Namun, cinta Carl tidak bersambut meskipun ialah yang juga mengupayakan pengobatan Elena supaya wanita tersebut sembuh.


2. Elena yang Meninggal dan Perilaku Aneh Carl pun Dimulai

Kwikku, Elena yang Meninggal dan Perilaku Aneh Carl pun Dimulai
Sumber: todayifoundout.com
Tahun 1931, Elena Milagro dinyatakan meninggal oleh penyakitnya. Carl pun hanya bisa membuatkan sebuah makam mausoleum(makam besar di atas tanah) untuk Elena. Carl pulalah yang mendanai makam Elena. Saking cintanya pada Elena, Carl akan memberikan karangan bunga pada makan wanita yang dicintainya tersebut setiap malamnya, seusai ia bekerja. Akan tetapi, Carl rupanya memiliki kunci makam sehingga ia bisa masuk ke dalam makam dan tidur di samping jasad Elena. Hal ini bahkan berlangsung sampai enam bulan. Waktu yang cukup lama untuk tidur dengan mayat.


3. Carl Mulai Mencuri Mayat Elena

Kwikku, Carl Mulai Mencuri Mayat Elena
Sumber: boombastis.com
Hingga pada akhirnya, setelah lama tidur di samping jasad Elena, Carl pun memutuskan untuk membawa mayat tersebut ke rumahnya. Kejadian ini berlangsung di tahun 1933, berarti sekitar hampir 2 tahun setelah Elena meninggal. Tindakan nekat Carl tersebut didasari dari pengakuannya yang katanya mendapat bisikan dari Elena supaya dibawa pulang. Tentu saja saat itu jasad Elena sudah membusuk dan tulang-tulangnya hampir lepas satu sama lain.


4. Upaya Carl Membuat Jasad Elena Utuh Kembali

Kwikku, Upaya Carl Membuat Jasad Elena Utuh Kembali
Sumber: boombastis.com
Ternyata, setelah membawa jasad Elena pulang ke rumah, Carl melakukan eksperimen terhadap mayat tersebut. Ia menyatukan kembali tulang-tulang Elena yang sudah lepas, bahkan memakai sutera yang direndam lilin untuk membuat kulit baru bagi tubuh Elena. Setelah itu, Carl mendandani Elena supaya terlihat cantik seperti masih hidup. Ia juga menyemprot parfum untuk menghilangkan aroma busuk jasad Elena. Parahnya, Carl menanamkan tabung di daerah kelamin Elena, supaya ia bisa melakukan hubungan intim dengan jasad tersebut. Ugh.


5. Carl Bebas dari Hukum

Kwikku, Carl Bebas dari Hukum
Sumber: boombastis.com
Baru setelah sembilan tahun berlalu, tindakan Carl akhirnya diketahui. Carl pun dilaporkan pada polisi oleh adik Elena. Sayangnya, karena tidak ada undang-undang maupun peraturan untuk kejahatan Carl, ia pun dibebaskan tanpa menjalani hukuman apa pun. Carl yang pindah ke Florida menuliskan kehidupannya tersebut dalam sebuah otobiografi.


1
1 none
Komentar