Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
"Kalo bokap masih mampu, yah, bilangin aja pelan-pelan. Mending berwirausaha daripada kuliah."
Karena teringat kata-kata seseorang yang Iyus temui di sebuah warnet yang ada di Ciledug, ah, kata-kata itu sungguh mengubah jalan hidup Iyus ke depannya. Pelan-pelan, Iyus memulai sebuah langkah yang cukup berani. Iyus pun sadar hidupnya tidak boleh seperti ini.
Perlahan demi perlahan, Iyus coba memberanikan diri. Ternyata keberanian itu perlu keberanian juga. Tak mudah untuk menyampaikan isi hatinya sendiri, khususnya kepada Pak Candra Kurniawan, ayah kandung Iyus.
Yang awalnya menjaga warnet orang, pelan-pelan Iyus merintis usaha warnet sendiri. Tak semewah warnetnya Koh Hendrik, tapi Iyus menikmati. Pelan-pelan pula, Iyus coba mengikuti saran Bang Raja Panjaitan. Naskah lama dari novelnya ia rombak pelan-pelan.
Bagaimana dengan Cindy Montolulu?
Iyus selalu meyakini pepatah klasik, "Jika seseorang sudah ditakdirkan untuk kita, tak akan pergi ke mana-mana". Ia akan tetap berada di satu titik di mana kita meninggalkannya. Meskipun demikian, mimpi-mimpi tentang Cindy Montolulu itu cukup mengganggu Iyus.
Tak ada lagi Arik Sutiawan. Karena tokoh utama di novel "WARNET CINCAI" ini adalah Iyus Kurniawan, seorang peranakan Tionghoa-Jawa-Menado.
*****
Cover:
Instagram @lanamedia
Karena teringat kata-kata seseorang yang Iyus temui di sebuah warnet yang ada di Ciledug, ah, kata-kata itu sungguh mengubah jalan hidup Iyus ke depannya. Pelan-pelan, Iyus memulai sebuah langkah yang cukup berani. Iyus pun sadar hidupnya tidak boleh seperti ini.
Perlahan demi perlahan, Iyus coba memberanikan diri. Ternyata keberanian itu perlu keberanian juga. Tak mudah untuk menyampaikan isi hatinya sendiri, khususnya kepada Pak Candra Kurniawan, ayah kandung Iyus.
Yang awalnya menjaga warnet orang, pelan-pelan Iyus merintis usaha warnet sendiri. Tak semewah warnetnya Koh Hendrik, tapi Iyus menikmati. Pelan-pelan pula, Iyus coba mengikuti saran Bang Raja Panjaitan. Naskah lama dari novelnya ia rombak pelan-pelan.
Bagaimana dengan Cindy Montolulu?
Iyus selalu meyakini pepatah klasik, "Jika seseorang sudah ditakdirkan untuk kita, tak akan pergi ke mana-mana". Ia akan tetap berada di satu titik di mana kita meninggalkannya. Meskipun demikian, mimpi-mimpi tentang Cindy Montolulu itu cukup mengganggu Iyus.
Tak ada lagi Arik Sutiawan. Karena tokoh utama di novel "WARNET CINCAI" ini adalah Iyus Kurniawan, seorang peranakan Tionghoa-Jawa-Menado.
*****
Cover:
Instagram @lanamedia
Tokoh Utama
Iyus Kurniawan
Cindy Montolulu
Arnold Bambang
Raja Panjaitan
Brian Hendarawan
Yongki Levenubun
Rebeka Tania Mandagi
Koh Hendrik
Pak Chandra
Jill Pondaag
Grace Marpaung
#1
Awal Mula Kisah
#2
Kedatangan Tamu Istimewa
#3
Giliran Bang Raja yang Singgah
#4
Ada Pujangga di Warnet Cincai
#5
Puisi Itu untuk Siapa?
#6
Becky atau Cindy?
#7
Iyus Kepergok
#8
Becky Mengaku Kenal Cindy Montolulu
#9
Ibunya Bang Raja Meninggal
#10
Bingung Mau Curhat atau Tidak
#11
Seperti Bersekongkol Mau Menjodohkan Saja
#12
Ide Jill untuk Iyus
#13
Seperti Mengejar Cinderella
#14
Keduanya Saling Memimpikan Masing-masing
#15
Kembali Mempertanyakan
#16
Secarik Kertas Penuh Misteri
#17
Berjumpa Bang Raja dan Pacarnya di Warung Bakso
#18
Dalam Perjalanan ke Lapo Panjaitan
#19
Déjàvu di Lapo Panjaitan
#20
Curhat dengan Bang Raja di Lapo Panjaitan
#21
Akhirnya Iyus di Ballroom JK Group Juga
#22
Lika-liku Asmara Wota-Oshi
#23
Yongki Levenubun dan Script Film Romance-nya
#24
Lika-liku Asmara Wota-Oshi Bab 2
#25
Lika-liku Asmara Wota-Oshi Bab 3
#26
Pertemuan dengan Yongki
#27
Iyus Tertarik Dunia Skenario TV
#28
Ini, Toh, Yang Namanya Script?
#29
Ketemu Cindy Montolulu di Gym fX
#30
Meeting Sitkom Nyebelinnya Tetangga
#31
Memperhatikan Tania yang Sedang Reading Script
#32
Cinta Sejati yang Harus Terpencar Dulu
#33
Prank dari Seniornya Cindy Montolulu
#34
Seorang IT Specialist Datang ke Warnet Cincai
#35
Cindy Montolulu Berlatih Dance dan Band
#36
Ternyata Memang Yang Sebelumnya Cindy Montolulu
#37
Kegemparan itu Terjadi Lagi
#38
Kali ini ke Warnet Cincai bersama Adiknya
#39
Dua Pertemuan, Satu Tempat, Beda Persoalan
#40
Es Podeng Bu De Titie
#41
Pembukaan Booth Es Podeng Tante Titie di Sutiawan Soto
#42
Pacar Baru Stella, dan Rencana Cindy ke Hakata
#43
Yang ke Hakata, Hanya Rencana!
#44
Kebimbangan di Makam Istri
#45
Arik Pelan-pelan Menerima Ayu
#46
Syuting Sitkom Lagi
#47
Dua Studio, Beda Persoalan
#48
Kecemburuan Pekerjaan
#49
Skandal Revi dan Basir
#50
Intrik Tingkat Tinggi
#51
Engkau Tahu Aku Merana
#52
Diajak ke Taiwan
#53
Diizinkan Atau Tidak?
#54
Sama-sama Bersinar
#55
Syuting di Taiwan
#56
Naskah Iyus Selangkah Lagi
#57
Jalan-jalan ke Dufan
#58
Iyus Pasrah, Cindy Cemas
#59
Puisi untuk Cindy Montolulu
#60
Sama-sama Merindu
#61
Ziarah ke Makam Mama Rena
#62
Setelah Sekian Lama
#63
Kembali ke Aktivitas sebagai Member
#64
Berencana Pensiun Dini
#65
Rapat Pimpinan Umum Warnet Cincai
#66
Ruko Sebelah Siap Dibeli
#67
Rencana Travelling
#68
Kali Pertama Lihat Bangunan Dibobrok
#69
Sudah Lama Tidak ke Warnet Miracle
#70
Kado dari Cindy Montolulu
#71
Tebersit Ide Menjadi Youtuber
#72
Meeting di fX Sudirman
#73
Malam Minggu di Ballroom
#74
Diminta Menunggu
#75
Rencana Travelling
#76
Rencana Travelling Mulai Ditindaklanjuti
#77
Diajari Teori-teori Hukum
#78
Campus Tour with Elia
#79
Kebetulan Bertemu Cindy di Calon Kampus
#80
Restu dari Makam Mama
#81
Kali Ini Sungguh Serius
#82
Mengadu ke Ibu di Kuburan
#83
Terpikirkan untuk Homeschooling
#84
Mulai Daftar Homeschooling
#85
Traveling dan Anniversary Concert
#86
Anniversary Concert
#87
Arik Mengajak Berkolaborasi
#88
Malam Natal tanpa Mama
#89
Makan Siang sebelum Pelesiran
#90
Mulai menuju Bali
#91
Sama-sama Berlibur
#92
Selepas Liburan di Bali
#93
Iyus Meninjau Lokasi Tes
#94
Video Travelling itu Tembus Angka 100.000
#95
Rapat Malam-malam Tim Warnet Cincai
#96
Kontrak Penerbit, Kolaborasi Dua Idol Group
#97
Apresiasi dari Ayah Kandung
#98
Rapat sambil Ngopi
#99
Malam Minggu Rapat di fX Sudirman
#100
Beberes Kafe Cincai
#101
Grand Opening Kafe Cincai
#102
9 Rahasia Sukses Orang Tionghoa
#103
Arik Akhirnya Menerima Fakta
#104
Pernikahan Raja dan Grace
#105
Novel Iyus Ada di Toko Buku Juga
#106
Kabar dari Wibu, dan Iyus Rindu Cindy
#107
[FINAL CHAPTER] Cindy Meminta Iyus Menunggu
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Novel ini kelanjutan dari TAK SAMBAT dengan tokoh utamanya Iyus Kurniawan
Disukai
30
Dibaca
14.6k
Tentang Penulis
Nuel Lubis
Kalau pengin mengenal aku, main ke www.immanuel-notes.com saja. Atau, intip Instagram @nuellubis yuk.
Untuk korespondensi:
immanuel lubis@gmail.com
Untuk korespondensi:
immanuel lubis@gmail.com
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 445 pengguna
Sudah memublikasikan 129 karya
Menulis lebih dari 680,532 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Novel
EX
Amanda S.
Novel
Tak Ada Cinta, Kecuali Jakarta
E. N. Mahera
Novel
Warnet Cincai
Nuel Lubis
Novel
Love is Dangerous
Juya
Novel
STRONG LOVE
nuna sun
Novel
SANDYAKALA
Han
Novel
Bianca
Ardhi Widjaya
Novel
Love Story of El Panthera
awod
Flash
Merpati Kecil Itu Tetap Terbang
Sulistiyo Suparno
Novel
Senior
Mizan Publishing
Novel
CINTA DAN SENJA
Mizan Publishing
Novel
Jika Berteduh Namun Tetap Basah
Juu Ajisastro
Novel
Injurious
Chairunnisamptr
Flash
Lembar Terakhir Si Penulis
lidia afrianti
Novel
GUPTA
Melrasa
Rekomendasi
Novel
Bronze
Warnet Cincai
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Di Sebuah Showroom Mobil
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Orderan Terakhir Ardiansyah
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Soulmate Game
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Sebentar Lagi Natal
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Terbawa Suasana ke Dia
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Pertemuan Apa Pertemuan?
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Arah Ayah
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Menunggu Cinta
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Pacaran Sabtu Minggu
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Wakaranai, Ajisai!
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Kalau Aku Anak Panti, Memang Kenapa?
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Samurai Inosuke
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Aku Beto, dan Panggil Aku Si Cemong
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Kereta Gulana
Nuel Lubis