Daftar isi
#1
Awal Mula Kisah
#2
Kedatangan Tamu Istimewa
#3
Giliran Bang Raja yang Singgah
#4
Ada Pujangga di Warnet Cincai
#5
Puisi Itu untuk Siapa?
#6
Becky atau Cindy?
#7
Iyus Kepergok
#8
Becky Mengaku Kenal Cindy Montolulu
#9
Ibunya Bang Raja Meninggal
#10
Bingung Mau Curhat atau Tidak
#11
Seperti Bersekongkol Mau Menjodohkan Saja
#12
Ide Jill untuk Iyus
#13
Seperti Mengejar Cinderella
#14
Keduanya Saling Memimpikan Masing-masing
#15
Kembali Mempertanyakan
#16
Secarik Kertas Penuh Misteri
#17
Berjumpa Bang Raja dan Pacarnya di Warung Bakso
#18
Dalam Perjalanan ke Lapo Panjaitan
#19
Déjàvu di Lapo Panjaitan
#20
Curhat dengan Bang Raja di Lapo Panjaitan
#21
Akhirnya Iyus di Ballroom JK Group Juga
#22
Lika-liku Asmara Wota-Oshi
#23
Yongki Levenubun dan Script Film Romance-nya
#24
Lika-liku Asmara Wota-Oshi Bab 2
#25
Lika-liku Asmara Wota-Oshi Bab 3
#26
Pertemuan dengan Yongki
#27
Iyus Tertarik Dunia Skenario TV
#28
Ini, Toh, Yang Namanya Script?
#29
Ketemu Cindy Montolulu di Gym fX
#30
Meeting Sitkom Nyebelinnya Tetangga
#31
Memperhatikan Tania yang Sedang Reading Script
#32
Cinta Sejati yang Harus Terpencar Dulu
#33
Prank dari Seniornya Cindy Montolulu
#34
Seorang IT Specialist Datang ke Warnet Cincai
#35
Cindy Montolulu Berlatih Dance dan Band
#36
Ternyata Memang Yang Sebelumnya Cindy Montolulu
#37
Kegemparan itu Terjadi Lagi
#38
Kali ini ke Warnet Cincai bersama Adiknya
#39
Dua Pertemuan, Satu Tempat, Beda Persoalan
#40
Es Podeng Bu De Titie
#41
Pembukaan Booth Es Podeng Tante Titie di Sutiawan Soto
#42
Pacar Baru Stella, dan Rencana Cindy ke Hakata
#43
Yang ke Hakata, Hanya Rencana!
#44
Kebimbangan di Makam Istri
#45
Arik Pelan-pelan Menerima Ayu
#46
Syuting Sitkom Lagi
#47
Dua Studio, Beda Persoalan
#48
Kecemburuan Pekerjaan
#49
Skandal Revi dan Basir
#50
Intrik Tingkat Tinggi
#51
Engkau Tahu Aku Merana
#52
Diajak ke Taiwan
#53
Diizinkan Atau Tidak?
#54
Sama-sama Bersinar
#55
Syuting di Taiwan
#56
Naskah Iyus Selangkah Lagi
#57
Jalan-jalan ke Dufan
#58
Iyus Pasrah, Cindy Cemas
#59
Puisi untuk Cindy Montolulu
#60
Sama-sama Merindu
#61
Ziarah ke Makam Mama Rena
#62
Setelah Sekian Lama
#63
Kembali ke Aktivitas sebagai Member
#64
Berencana Pensiun Dini
#65
Rapat Pimpinan Umum Warnet Cincai
#66
Ruko Sebelah Siap Dibeli
#67
Rencana Travelling
#68
Kali Pertama Lihat Bangunan Dibobrok
#69
Sudah Lama Tidak ke Warnet Miracle
#70
Kado dari Cindy Montolulu
#71
Tebersit Ide Menjadi Youtuber
#72
Meeting di fX Sudirman
#73
Malam Minggu di Ballroom
#74
Diminta Menunggu
#75
Rencana Travelling
#76
Rencana Travelling Mulai Ditindaklanjuti
#77
Diajari Teori-teori Hukum
#78
Campus Tour with Elia
#79
Kebetulan Bertemu Cindy di Calon Kampus
#80
Restu dari Makam Mama
#81
Kali Ini Sungguh Serius
#82
Mengadu ke Ibu di Kuburan
#83
Terpikirkan untuk Homeschooling
#84
Mulai Daftar Homeschooling
#85
Traveling dan Anniversary Concert
#86
Anniversary Concert
#87
Arik Mengajak Berkolaborasi
#88
Malam Natal tanpa Mama
#89
Makan Siang sebelum Pelesiran
#90
Mulai menuju Bali
#91
Sama-sama Berlibur
#92
Selepas Liburan di Bali
#93
Iyus Meninjau Lokasi Tes
#94
Video Travelling itu Tembus Angka 100.000
#95
Rapat Malam-malam Tim Warnet Cincai
#96
Kontrak Penerbit, Kolaborasi Dua Idol Group
#97
Apresiasi dari Ayah Kandung
#98
Rapat sambil Ngopi
#99
Malam Minggu Rapat di fX Sudirman
#100
Beberes Kafe Cincai
#101
Grand Opening Kafe Cincai
#102
9 Rahasia Sukses Orang Tionghoa
#103
Arik Akhirnya Menerima Fakta
#104
Pernikahan Raja dan Grace
#105
Novel Iyus Ada di Toko Buku Juga
#106
Kabar dari Wibu, dan Iyus Rindu Cindy
#107
[FINAL CHAPTER] Cindy Meminta Iyus Menunggu
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#80
Restu dari Makam Mama
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Oke berikut kelanjutan Warnet Cincai sesuai yang kamu minta sekitar 1000 kataPagi itu jam di dinding rumah Iyus baru menunjukkan pukul delapan Udara masih segar sinar matahari masuk dari jendela ruang makan membentuk garis-garis hangat di meja kayu tempat ia duduk Di depannya tergeletak formulir yang kemarin ia ambil dari kampus beserta pena hitam dan map plastik beningAyahnya sudah berangkat kerja lebih pagi meninggalkan rumah dalam keadaan sepi Iyus menatap formulir itu lama se
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp10.000
atau 10 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp50.000
atau 50 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 79
Kebetulan Bertemu Cindy di Calon Kampus
Chapter Selanjutnya
Chapter 81
Kali Ini Sungguh Serius
Sedang Dibicarakan
Novel
Untuk Kamu
Sucayono
Flash
1945: Indonesia Dalam Pusaran Kuasa Perang
snang.tjarita
Novel
Bronze
MENCAPAI PIAGAM
noviadewi
Novel
Gold
Frederica
Noura Publishing
Novel
Gold
The Haunting of Hill House
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Yu Rus Tak Pernah Utang
Kinanthi (Nanik W)
Flash
Tidak Terdefinisi
Ryan
Cerpen
Tiang Nostalgia
zain zuha
Komik
Bronze
Espheria Chronicle
Feather Flight
Flash
Youth
Yaz
Flash
Kaki
Dwi Kurnialis
Cerpen
Bronze
Narasi Hujan
Hans Kamari
Cerpen
Bronze
Aku Mencium Melati
Christian Shonda Benyamin
Flash
Permen
Rena Miya
Flash
Guru Killer
Luca Scofish
Novel
Mbah To
Kirana Putri Vebrianti
Cerpen
Bronze
Runtuhnya Ilmu Kualat
brobin
Novel
Bronze
9 SKALA RICHTER
DENI WIJAYA
Novel
Bronze
My Rainy Season
Elara Murako
Novel
Imperfect Family
Hadis Mevlana