Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Bau hujan. Aku mengenal bau jalanan beraspal yang panas ditimpa hujan, membuat jalanan itu tampak seperti mengeluarkan asap. Dan baunya sangat khas menurutku. Seperti besi yang telah berkarat dicampur bau bensin yang memabukkan dan sepeti bau uap panas yang keluar dari sepanci air mendidih yang dibuka tutupnya. Tidak ada yang menggambarkan betapa emosiku tercampur ketika hujan datang. Bau hujan mengingatkanku pada patah hati pertama yang kualami, yaitu ketika bapak tidak pernah pulang setelah terjadi G30S/PKI.
Buku ini memuat serangkaian kisah patah hati yang dialami oleh para tokoh dan cinta dalam wujud yang berbeda.
Buku ini memuat serangkaian kisah patah hati yang dialami oleh para tokoh dan cinta dalam wujud yang berbeda.
Tokoh Utama
Aku
Bapak
Emak
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
19
Dibaca
8.7k
Tentang Penulis
Dita Sofyani
A mother and a freelance translator. Saya malu sekali kalau ada orang yg membaca tulisan saya. Jadi waktu menemukan situs ini saya mencoba untuk menyalurkan keinginan saya untuk menulis, yg sebenarnya sudah ada sejak masih SD.
Bergabung sejak 2020-07-11
Telah diikuti oleh 223 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 58,717 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Novel
GIORA
Salwa Auralyra H
Novel
Bau Hujan
Dita Sofyani
Novel
Friend Don't Kissing
Elisabet Erlias Purba
Novel
DEWA
deffa maharani putri
Cerpen
Toneel Selea Di Hujung Lom Plai
Hans Kamari
Komik
is this a cliché story?
Ratu Tiara Jayaputri
Cerpen
Bintang
habsyi ²
Novel
Untung Soebedjo
Uki Yudhistira
Komik
BU-LE
jeruksankiss
Flash
The Heart that Have Been Broken Before
Hilda Resina
Cerpen
Jablay Gocap
E. N. Mahera
Flash
Langit Kelabu Tanda Hujan Tak Kunjung Reda
winda aprillia
Flash
Senja yang Tertinggal di Antara Kita
MONSEUR
Cerpen
Lost in Tuscany
Farah Maulida
Novel
Pssst ...!
Bentang Pustaka
Rekomendasi