Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Ketika satu per satu orang di sekitar Edi ditemukan tewas dan kekasihnya menghilang, semua bukti mengarah padanya—seorang pria pendiam yang bahkan mulai meragukan ingatannya sendiri. Namun tanpa ia sadari, ia sedang dijadikan kambing hitam dalam permainan mematikan seorang dalang yang lebih berbahaya, yang mengubah Terminal Lama menjadi perangkap dan kebenaran menjadi sesuatu yang dikubur hidup-hidup.
Tokoh Utama
Edi Permana
Mahdi
#1
Chapter 1
#2
Chapter 2
#3
Chapter 3
#4
Chapter 4
#5
Chapter 5
#6
Chapter 6
#7
Chapter 7
#8
Chapter 8
#9
Chapter 9
#10
Chapter 10
#11
Chapter 11
#12
Chapter 12
#13
Chapter 13
#14
Chapter 14
#15
Chapter 15
#16
Chapter 16
#17
Chapter 17
#18
Chapter 18
#19
Chapter 19
#20
Chapter 20
#21
Chapter 21
#22
Chapter 22
#23
Chapter 23
#24
Chapter 24
#25
Chapter 25
#26
Chapter 26
#27
Chapter 27
#28
Chapter 28
#29
Chapter 29
#30
Chapter 30
#31
Chapter 31
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
9
Dibaca
1.4k
Tentang Penulis
Topan We
Silahkan yang berkenan mampir di cerita saya. Dan terimakasih banyak yang sudah membaca 🙏
Bergabung sejak 2021-11-23
Telah diikuti oleh 546 pengguna
Sudah memublikasikan 31 karya
Menulis lebih dari 362,639 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
Terminal Lama
Topan We
Novel
Warisan Perempuan Terbuang
Shinta Larasati Hardjono
Novel
Tumbang
Sekarmelati
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Keempat: Fajar di Batavia
Kingdenie
Novel
Komsi Komsa
Falcon Publishing
Flash
Riwayat Sejarah Emas Pulau Sumatera
SUWANDY
Flash
Surat Bahasa Inggris Dari Ratu
Silvarani
Novel
CLUB FANTASY
glowedy
Novel
PRAMESWARI
Sang Alifas Yang Merumput
Novel
Rumah Tanpa Pagar
Ayumi Hara
Flash
Raja Angga Karna
Hesti Ary Windiastuti
Cerpen
Patung Pahlawan
Yanti Soeparmo
Cerpen
REFERENDUM
Yasin Yusuf
Novel
Dunia Dari Keping Ingatan
Bentang Pustaka
Novel
Bayang Rumah Luka
Arzam Perdana Lubis
Rekomendasi