Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Kepergian selamanya Septian akibat kecelakaan kerja meruntuhkan dunia Aisah beserta Alya dan Almira—kedua putri Septian dan Aisah.
Akan tetapi, Aisah tidak boleh terlalu lama bersedih. Dia harus bergegas bangkit demi menghadapi berbagai masalah berat yang mendadak hadir beruntun.
Keluarga besar Septian yang selalu memandang Aisah sebelah mata hanya karena dia "boru sileban" merupakan salah satu masalah.
Namun, masalah terbesar Aisah justru disebabkan Rivai—ketua Rukun Warga di lingkungan rumahnya sekaligus ketua serikat buruh di pabrik di mana Septian bekerja.
Akan tetapi, Aisah tidak boleh terlalu lama bersedih. Dia harus bergegas bangkit demi menghadapi berbagai masalah berat yang mendadak hadir beruntun.
Keluarga besar Septian yang selalu memandang Aisah sebelah mata hanya karena dia "boru sileban" merupakan salah satu masalah.
Namun, masalah terbesar Aisah justru disebabkan Rivai—ketua Rukun Warga di lingkungan rumahnya sekaligus ketua serikat buruh di pabrik di mana Septian bekerja.
Tokoh Utama
Aisah
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
0
Tentang Penulis
Langit Desember
-
Bergabung sejak 2020-06-02
Telah diikuti oleh 65 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 37,917 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
SETELAH KEPERGIAN SUAMI
Langit Desember
Flash
Masita
mafaz mira
Novel
REYNA
Si Pena
Novel
Upon The Sorrow
Riski Nasution
Novel
Tikus-Tikus Dalam Otakku
Rifan Nazhip
Novel
jika kita tak pernah jatuh cinta
Gagas Media
Flash
Antara Jeda Titik Koma dan Tanda Seru
Putri Rafi
Flash
Suara Terakhir di Tengah Arus
Dyah
Cerpen
The Orphan
Susanti
Novel
Iri
AAA
Novel
Kosan Bu Djoko
Sarah Teplaka
Novel
Baru Satu
#diksidisuduthari
Komik
Paralel Signal
[Raven_Owl]
Skrip Film
Tes
Lius Apriyanto
Skrip Film
Skachery (script)
Hasna Khairunisa
Rekomendasi