Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Dengan laras bahasa yang agung, kata penghubung arkais, peribahasa berbunga, serta ungkapan penuh kias, setiap kisah menghadirkan warna sastra klasik yang memikat. Namun di balik keindahan bahasanya, terselip tingkah para lebai yang terkadang lebih pandai berpetuah daripada mempraktikkan petuahnya, saudagar yang lihai berhitung hingga menghitung untung dari bayang-bayang, serta hulubalang yang gagah di medan cerita tetapi kadang gentar menghadapi perkara sepele.
Di antara pasar yang riuh, balai kerajaan yang penuh muslihat, kampung yang sarat petuah, dan pelabuhan tempat saudagar datang membawa kabar dari negeri jauh, pembaca diajak menyaksikan manusia dengan segala kelucuan, kesombongan, kebijaksanaan, dan kelemahannya.
Sastra Tinggi Nan Jenaka bukan sekadar kumpulan cerita pendek, melainkan sebuah permainan bahasa yang mempertemukan keagungan sastra lama dengan humor yang segar. Setiap kisah menyimpan sindiran, setiap kelucuan membawa hikmah, dan setiap petuah kadang justru menjadi bahan tertawaan.
Sebab, sebagaimana kata orang-orang tua dahulu: "Hidup ini ibarat perahu di tengah muara; jikalau terlalu serius mendayung, niscaya lupa menikmati riak air yang menggelitik lambung."
Di antara pasar yang riuh, balai kerajaan yang penuh muslihat, kampung yang sarat petuah, dan pelabuhan tempat saudagar datang membawa kabar dari negeri jauh, pembaca diajak menyaksikan manusia dengan segala kelucuan, kesombongan, kebijaksanaan, dan kelemahannya.
Sastra Tinggi Nan Jenaka bukan sekadar kumpulan cerita pendek, melainkan sebuah permainan bahasa yang mempertemukan keagungan sastra lama dengan humor yang segar. Setiap kisah menyimpan sindiran, setiap kelucuan membawa hikmah, dan setiap petuah kadang justru menjadi bahan tertawaan.
Sebab, sebagaimana kata orang-orang tua dahulu: "Hidup ini ibarat perahu di tengah muara; jikalau terlalu serius mendayung, niscaya lupa menikmati riak air yang menggelitik lambung."
Tokoh Utama
Lebai Abdul Karim
Datuk Marajo Kayo
Hulubalang Jaya Perkasa
Raja Indera Buana
Encik Siti Aminah
Pak Belalang
Si Leman
Mak Cik Piah
Kiai Tua Abdullah
Patih Wira Nata
Nakhoda Samudra
Buyung Cerdik
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
27
Tentang Penulis
Amrullah Ibrahim
Seorang yang suka berpikir imajiner dan suka membaca cerita fiksis
Bergabung sejak 2026-07-30
Telah diikuti oleh 38 pengguna
Sudah memublikasikan 144 karya
Menulis lebih dari 8,528,042 kata pada novel
Rekomendasi dari
Rekomendasi
Novel
Sastra Tinggi Nan Jenaka
Amrullah Ibrahim
Novel
Tahukah Anda...?
Amrullah Ibrahim
Flash
Raksasa Penunggu Beringin di Sungai Lubai
Amrullah Ibrahim
Novel
6 PEMBUKA MASALAH
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Arkan Ar Rimbai
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Cuma Kamu
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Deru Bara di Dada Gita
Amrullah Ibrahim
Flash
Pelempar Pasir Misterius di Sungai Lubai
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Bisik Senja di Ruang Kerja
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
GADIS TALANG AKAR
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Sein Kanan, Belok Kiri
Amrullah Ibrahim
Novel
GUNTARA, Fajar di Puncak Hening
Amrullah Ibrahim
Komik
Jingga di Langit Senja
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
SAHABAT YANG BERUJUNG CINTA
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Lentera di Sudut Hati
Amrullah Ibrahim