Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
ININNAWA SABBARAE
Satu keluarga tercerai. Satu lagu tersisa. Dan sebuah rahasia yang menunggu puluhan tahun untuk pulang.
Sulawesi Selatan, 1947.
Dalam sebuah malam yang dipenuhi suara tembakan dan rumah-rumah yang terbakar, Saidi kecil kehilangan keluarganya. Ayahnya menghilang. Ibunya dinyatakan tewas. Saudara-saudaranya lenyap tanpa jejak.
Hasan tumbuh dengan satu keyakinan: keluarganya telah menjadi bagian dari masa lalu.
Lima puluh tahun kemudian, sebuah surat tanpa nama tiba di tangannya.
"Ibumu tidak pernah mati."
Sejak saat itu, Saidi mulai menyusuri jejak yang sengaja dikubur oleh waktu: sebuah foto yang terbakar, makam yang ternyata kosong, surat yang tak pernah sampai, dan nama-nama yang dihapus dari sejarah.
Namun ada satu petunjuk yang paling mengusiknya.
Sebuah lagu Bugis yang dahulu dinyanyikan ibunya setiap malam:
Ininnawa Sabbarae.
Ketika lagu itu tiba-tiba terdengar dari bibir seorang perempuan asing yang tak mengenal Saidi, masa lalu yang selama ini dianggap mati mulai terbuka kembali.
Siapa yang mengirim surat itu?
Mengapa makam ibunya kosong?
Dan mengapa seseorang masih mengingat lagu yang hanya diketahui keluarganya?
Saidi segera menyadari bahwa selama setengah abad ia bukan satu-satunya orang yang mencari keluarganya.
Ada seseorang yang selama ini menunggu mereka pulang.
Dan mungkin, untuk menemukan keluarganya, Hasan harus terlebih dahulu mengetahui siapa yang membuat mereka tercerai-berai.
Sebab perang mungkin mampu membakar rumah.
Tetapi ada kenangan yang bahkan sejarah tidak mampu membunuh.
Satu keluarga tercerai. Satu lagu tersisa. Dan sebuah rahasia yang menunggu puluhan tahun untuk pulang.
Sulawesi Selatan, 1947.
Dalam sebuah malam yang dipenuhi suara tembakan dan rumah-rumah yang terbakar, Saidi kecil kehilangan keluarganya. Ayahnya menghilang. Ibunya dinyatakan tewas. Saudara-saudaranya lenyap tanpa jejak.
Hasan tumbuh dengan satu keyakinan: keluarganya telah menjadi bagian dari masa lalu.
Lima puluh tahun kemudian, sebuah surat tanpa nama tiba di tangannya.
"Ibumu tidak pernah mati."
Sejak saat itu, Saidi mulai menyusuri jejak yang sengaja dikubur oleh waktu: sebuah foto yang terbakar, makam yang ternyata kosong, surat yang tak pernah sampai, dan nama-nama yang dihapus dari sejarah.
Namun ada satu petunjuk yang paling mengusiknya.
Sebuah lagu Bugis yang dahulu dinyanyikan ibunya setiap malam:
Ininnawa Sabbarae.
Ketika lagu itu tiba-tiba terdengar dari bibir seorang perempuan asing yang tak mengenal Saidi, masa lalu yang selama ini dianggap mati mulai terbuka kembali.
Siapa yang mengirim surat itu?
Mengapa makam ibunya kosong?
Dan mengapa seseorang masih mengingat lagu yang hanya diketahui keluarganya?
Saidi segera menyadari bahwa selama setengah abad ia bukan satu-satunya orang yang mencari keluarganya.
Ada seseorang yang selama ini menunggu mereka pulang.
Dan mungkin, untuk menemukan keluarganya, Hasan harus terlebih dahulu mengetahui siapa yang membuat mereka tercerai-berai.
Sebab perang mungkin mampu membakar rumah.
Tetapi ada kenangan yang bahkan sejarah tidak mampu membunuh.
Tokoh Utama
Saidi
Fatimah
Rahman
Daeng kulle
Siti Rahma
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
0
Tentang Penulis
Mappamancu
-
Bergabung sejak 2026-07-24
Telah diikuti oleh 8 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 0 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
SAIDI
Mappamancu
Cerpen
Pencari Kursi Suapan
Temu Sunyi
Cerpen
Epigraf Pengkhianatan
Marion D'rossi
Cerpen
Tak kunjung padam
Ilham Nursyamsi Ardiansyah
Novel
Jrakkon
Aryan nanda syahputra
Cerpen
Sinden Desa
Silvarani
Novel
CORONA DITANGAN MANUSIA
Rizal Azmi
Novel
Alibaba`s World
Noura Publishing
Novel
Krematorium Aiden
Adeline Nordica
Cerpen
Jejak sang penjaga merah putih
kapas pasaribu
Novel
Jeritan Pilu Gadis Bermata Sipit 98
Husnul Khotimah
Novel
Gadis desa milik mafia kejam
Fauzani
Novel
Kos Mukasyafah, Tempat Penantian yang Hangus
Arief Rahmanto
Flash
Lycoris Radiata
Rein
Novel
Dirty Business
Annisa Fitrianti
Rekomendasi