Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
"Jangan pernah berharap kamu akan memiliki suami apalagi jodoh yang baik, jika ibumu saja seorang pelacur!"
Kalimat menyakitkan itu selalu Mei dapatkan dari ibu Laila sang ibu tiri, di setiap Mei mengeluhkan nasib percintaannya. Karena setiap kekasih Mei bertemu Suci—wanita cantik nan seksi dan merupakan anak ibu Laila, semuanya langsung mencampakkan Mei dan justru berakhir Suci boyong ke ranjang "maut" milik Suci.
Puncaknya, di malam yang harusnya menjadi malam pertama Mei dengan Keano sang suami, Mei justru mendapati pria itu tengah berbagi peluh, menindih tubuh Suci, dan mereka yang menatap penuh cinta sekaligus gairah satu sama lain, benar-benar tanpa busana di atas ranjang ‘maut" milik Suci.
Mei yang muak pada ketidakadilan yang terus ia dapat hanya karena dirinya terlahir dari rahim pelacur, meluapkan kemarahannya. Namun, Mei justru berakhir sekarat karena serangan balik Suci maupun Keano. Anehnya, ketika Mei membuka mata, dirinya ada di tempat yang benar-benar asing, sementara orang-orang berpenampilan jadul dan memanggilnya "Momo", mengatakan bahwa mereka tengah hidup di Februari tahun 1998.
Ternyata Mei hidup di tubuh wanita cantik yang tak lain alm. ibunya. Yang Mei tahu, sang ibu menjadi korban penjarahan tragedi Mei 1998. Namun, tinggal di tubuh sang ibu membuatnya mengetahui fakta mencengangkan dan selama ini Mei anggap sebagai ketidakadilan.
Lantas, bagaimana nasib Mei selanjutnya, termasuk nasib percintaannya yang selalu kandas karena godaan Suci? Akankah Mei mendapatkan cinta tulus dari seorang laki-laki, walau Suci terus berusaha merebut setiap lak-laki yang mendekati Mei?
Kalimat menyakitkan itu selalu Mei dapatkan dari ibu Laila sang ibu tiri, di setiap Mei mengeluhkan nasib percintaannya. Karena setiap kekasih Mei bertemu Suci—wanita cantik nan seksi dan merupakan anak ibu Laila, semuanya langsung mencampakkan Mei dan justru berakhir Suci boyong ke ranjang "maut" milik Suci.
Puncaknya, di malam yang harusnya menjadi malam pertama Mei dengan Keano sang suami, Mei justru mendapati pria itu tengah berbagi peluh, menindih tubuh Suci, dan mereka yang menatap penuh cinta sekaligus gairah satu sama lain, benar-benar tanpa busana di atas ranjang ‘maut" milik Suci.
Mei yang muak pada ketidakadilan yang terus ia dapat hanya karena dirinya terlahir dari rahim pelacur, meluapkan kemarahannya. Namun, Mei justru berakhir sekarat karena serangan balik Suci maupun Keano. Anehnya, ketika Mei membuka mata, dirinya ada di tempat yang benar-benar asing, sementara orang-orang berpenampilan jadul dan memanggilnya "Momo", mengatakan bahwa mereka tengah hidup di Februari tahun 1998.
Ternyata Mei hidup di tubuh wanita cantik yang tak lain alm. ibunya. Yang Mei tahu, sang ibu menjadi korban penjarahan tragedi Mei 1998. Namun, tinggal di tubuh sang ibu membuatnya mengetahui fakta mencengangkan dan selama ini Mei anggap sebagai ketidakadilan.
Lantas, bagaimana nasib Mei selanjutnya, termasuk nasib percintaannya yang selalu kandas karena godaan Suci? Akankah Mei mendapatkan cinta tulus dari seorang laki-laki, walau Suci terus berusaha merebut setiap lak-laki yang mendekati Mei?
Tokoh Utama
Kevin
Keano
Mei
Suci
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
1
Dibaca
6
Tentang Penulis
Rositi
-
Bergabung sejak 2023-06-17
Telah diikuti oleh 5 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 0 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
BLIND SIDE
Nurhidayati
Novel
Pengantin Dari Rahim Pelacur 1998
Rositi
Novel
Alang
Republika Penerbit
Novel
Only One
Asrina Lestari
Cerpen
Kembar Satu Jiwa
SURIYANA
Novel
KAMBOJA PUTIH
arreuvia
Novel
Hikayat Renjana
Imajinasiku
Flash
Kursi Goyang Nenek
Sulistiyo Suparno
Flash
Sepadan
DMRamdhan
Flash
Joy
Yaz
Flash
Cerdas Cermat
Kiara Hanifa Anindya
Novel
AFFECTION
A Zahra Angelina
Novel
Diskoneksi
Lovaerina
Novel
Gerbong Kosong Menuju Esok
Thirtyrs
Flash
Bu, Mengapa Orang-Orang Mati?
Jasma Ryadi
Rekomendasi