Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Aku adalah salah seorang anggota organisasi kampus yang baru masuk , niat awal aku memasuki organisasi tersebut , sangat ingin mengkudeta ketua Organisasi kampus yang di pimpin oleh nessa . karena nessa ini adalah seorang perempuan /wanita , dan bagiku tidak pantas lelaki di pimpin oleh wanita , karena baginya jika suatu organanisi di pimpin oleh sebuah wanita maka tunggulah kehancuranya .
Aku sering sekali membicarakan tentang si ketua organisasi itu kepada rekan teman sekelasnya yang juga masuk kedalam Organisasi tersebut . pada saat di kampus , aku mendeklarasikan tujuan masuk organisasi kampus untuk mengkudeta dan mengambil alih jabatan dan wadah organisinya , " jangan sampe bermain hati , zah .'' ujar fikih teman ku yang sangat akrab dengan ku . aku pun penasaran apa maksud yang di ucapkan oleh fikih tersebut ?
'' maksutnya apa kau berucap seperti itu?'' Dengan mata Penuh penasaran Aku pun bertanya . '' kalo lu bermain hati , lu pasti bakal lupa apa tujuan lu masuk organisasi itu ! .''
Sambung fikih dengan nada yang sangat serius . Situasi pun hening , '' semoga awal niat lu yang gua gatau itu baik apa ga semoga tercapai ....''dengan nada komedi ujar fahmi sang pelawak kampus itu
'' Semuanya pun tertawa dengan penuh riang .''
Apakah hamzah akan memasuki jurang cinta kepada ketua organisasi itu ? dan akan lupa apa akan tujuannya untuk mengkudeta nessa untuk mengambil jabatan tersebut ?
apakah dia akan tetap dengan tujuanya yang sering di kerapkanya ?''
penasaran bukan, hehehe
jangan sampe penasaran mu mengebu gebu , sangking gebunya mencari seorang tokoh hamzah tersebut di dalam goggle , agar hal itu tidak terjadi langsung saja kita membaca kisah berikutnya di dalam novel ini .
Aku sering sekali membicarakan tentang si ketua organisasi itu kepada rekan teman sekelasnya yang juga masuk kedalam Organisasi tersebut . pada saat di kampus , aku mendeklarasikan tujuan masuk organisasi kampus untuk mengkudeta dan mengambil alih jabatan dan wadah organisinya , " jangan sampe bermain hati , zah .'' ujar fikih teman ku yang sangat akrab dengan ku . aku pun penasaran apa maksud yang di ucapkan oleh fikih tersebut ?
'' maksutnya apa kau berucap seperti itu?'' Dengan mata Penuh penasaran Aku pun bertanya . '' kalo lu bermain hati , lu pasti bakal lupa apa tujuan lu masuk organisasi itu ! .''
Sambung fikih dengan nada yang sangat serius . Situasi pun hening , '' semoga awal niat lu yang gua gatau itu baik apa ga semoga tercapai ....''dengan nada komedi ujar fahmi sang pelawak kampus itu
'' Semuanya pun tertawa dengan penuh riang .''
Apakah hamzah akan memasuki jurang cinta kepada ketua organisasi itu ? dan akan lupa apa akan tujuannya untuk mengkudeta nessa untuk mengambil jabatan tersebut ?
apakah dia akan tetap dengan tujuanya yang sering di kerapkanya ?''
penasaran bukan, hehehe
jangan sampe penasaran mu mengebu gebu , sangking gebunya mencari seorang tokoh hamzah tersebut di dalam goggle , agar hal itu tidak terjadi langsung saja kita membaca kisah berikutnya di dalam novel ini .
Tokoh Utama
Hamzah nessa fahmi
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
2
Dibaca
209
Tentang Penulis
Muhammad Hamzah rifai
-
Bergabung sejak 2023-05-13
Telah diikuti oleh 11 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 535 kata pada novel
Rekomendasi dari Thriller
Novel
Kudeta yang berujung cinta
Muhammad Hamzah rifai
Novel
NAURA
Cindy Tanjaya
Novel
Traumatic Incident
Harits Arwan
Novel
Under Garden Protection
AZ Zero Studio
Novel
M.A.T.A.D.O.R
mahes.varaa
Novel
AIMER - The Night Watcher
Hazsef
Novel
Anak-anak Tanpa Cinta
Lilis Alfina Suryaningsih
Novel
AGATHO: What Have You Done
Celica Yuzi
Flash
Kabur
Yaraa
Novel
Sang Jurnalis
Molena Banana
Novel
Topeng
Call me yupii
Cerpen
Bombastik
Adinda Amalia
Flash
Petaka Pelet Kampung
Maldalias
Novel
Rahasia Tante Nina
Johanes Gurning
Novel
Jakarta Blues (1998)
Awang Nurhakim
Rekomendasi