Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Ibuku pernah mengajariku satu hal.
"Jangan pernah percaya pada bapakmu."
Katanya, laki-laki itu pemalas. Miskin. Pemabuk. Bajingan yang meninggalkan istri dan anaknya. Jadi selama dua puluh tahun lebih, aku tidak pernah merasa kehilangan seorang ayah. Aku hanya merasa punya seseorang yang wajib mengirim uang sesekali.
Lalu Ibu meninggal.
Dan suatu pagi, sebuah mobil sedan tua terparkir di halaman rumahku.
Mobil itu dikirim oleh laki-laki yang paling kubenci.
Di laci dashboard-nya tersimpan peta perjalanan. Bukan menuju tempat wisata. Bukan pula menuju harta karun. Melainkan menuju orang-orang yang pernah hidup bersama kedua orang tuaku.
Satu per satu mereka kutemui.
Satu per satu mereka bercerita.
Anehnya, tidak ada cerita yang sama.
Aku berangkat untuk mencari tahu siapa yang selama ini berbohong.
Yang kutemukan justru sesuatu yang jauh lebih rumit.
Barangkali hidup memang tidak pernah sesederhana memilih siapa yang benar dan siapa yang salah. Ada manusia yang tampak jahat dalam satu cerita, tetapi menjadi penyelamat dalam cerita yang lain.
Lalu... cerita siapa yang harus kupercaya? Atau sejatinya hidup bukan tentang percaya atau tidak percaya kisah-kisah yang diceritakan orang lain kepadamu, melainkan bagaimana kau membangun kisah-kisah terbaik tentang dirimu sendiri.
"Jangan pernah percaya pada bapakmu."
Katanya, laki-laki itu pemalas. Miskin. Pemabuk. Bajingan yang meninggalkan istri dan anaknya. Jadi selama dua puluh tahun lebih, aku tidak pernah merasa kehilangan seorang ayah. Aku hanya merasa punya seseorang yang wajib mengirim uang sesekali.
Lalu Ibu meninggal.
Dan suatu pagi, sebuah mobil sedan tua terparkir di halaman rumahku.
Mobil itu dikirim oleh laki-laki yang paling kubenci.
Di laci dashboard-nya tersimpan peta perjalanan. Bukan menuju tempat wisata. Bukan pula menuju harta karun. Melainkan menuju orang-orang yang pernah hidup bersama kedua orang tuaku.
Satu per satu mereka kutemui.
Satu per satu mereka bercerita.
Anehnya, tidak ada cerita yang sama.
Aku berangkat untuk mencari tahu siapa yang selama ini berbohong.
Yang kutemukan justru sesuatu yang jauh lebih rumit.
Barangkali hidup memang tidak pernah sesederhana memilih siapa yang benar dan siapa yang salah. Ada manusia yang tampak jahat dalam satu cerita, tetapi menjadi penyelamat dalam cerita yang lain.
Lalu... cerita siapa yang harus kupercaya? Atau sejatinya hidup bukan tentang percaya atau tidak percaya kisah-kisah yang diceritakan orang lain kepadamu, melainkan bagaimana kau membangun kisah-kisah terbaik tentang dirimu sendiri.
Tokoh Utama
Keiana Kasih
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
48
Tentang Penulis
Yunita R Saragi
-
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 354 pengguna
Sudah memublikasikan 3 karya
Menulis lebih dari 44,287 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bukan Jalan Pulang
Yunita R Saragi
Novel
The Sniper
Shafa Maurrizka
Novel
Antara Rasa
Keefe R.D
Skrip Film
Hiraeth (Inner Child)
Writer In Box
Flash
Suami dari Masa Lalu
Choirunisa Ismia
Flash
Princess Without Manners
Irvinia Margaretha Nauli
Novel
WARNA RASA DISETIAP HUJAN
Vy
Novel
PUTARAN WAKTU SALMA
essa amalia khairina
Novel
Tikus-Tikus Dalam Otakku
Rifan Nazhip
Cerpen
Panjang Umur Manusia-Manusia Gagal
Achmad Afifuddin
Skrip Film
Titik, kemewahan sederhana.
Delpiariska
Novel
Cinta Pertama Cinta Terakhir
Imajinasiku
Flash
Bisikan Daun
Anjrah Lelono Broto
Novel
To Be A Better Woman
it's her.
Cerpen
Martin, Penyanyi yang Hilang
Sulistiyo Suparno
Rekomendasi