Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
AMBANG SENJA: Ujung Sejarah Melayu Deli dan Langkat
Sumatra Timur, 1946. Ketika Republik Indonesia memasuki masa-masa awal kemerdekaannya, Kesultanan Melayu Deli dan Langkat justru berdiri di ambang keruntuhan. Di tengah pergolakan Revolusi Indonesia, dunia lama yang dibangun di atas tradisi, kehormatan, dan daulat kesultanan berhadapan dengan arus perubahan yang tak lagi terbendung.
Irwansyah, seorang pemuda berdarah rakyat jelata yang tumbuh di lingkungan bangsawan Melayu, memilih jalan yang nyaris mustahil: menjadi jembatan antara istana dan pergerakan nasional. Baginya, masa depan tanah kelahirannya harus dibangun tanpa mengorbankan martabat dan warisan Melayu.
Perjuangan itu membawanya menempuh perjalanan berbahaya melintasi Eropa di tengah Perang Dunia II, sebelum menerobos kepungan Jepang di Malaya untuk kembali ke Sumatra. Namun, ketika ia akhirnya pulang, tanah air yang hendak diselamatkannya telah berubah.
Di sisi lain berdiri Syam, tokoh pergerakan kiri yang radikal. Bagi Syam, Indonesia yang baru tidak membutuhkan ruang bagi kaum feodal dan kekuasaan lama. Pertentangan keduanya perlahan berkembang menjadi benturan antara dua pandangan tentang masa depan Indonesia.
Fitnah, pengkhianatan, persahabatan yang retak, dan ambisi ideologi membawa mereka menuju sebuah tragedi. Ketika pergolakan politik menyapu Sumatra Timur, titian damai yang dibangun Irwansyah patah satu demi satu. Ia akhirnya harus menyaksikan dunia yang dicintainya runtuh bersama berakhirnya daulat para sultan Melayu Deli dan Langkat.
Ambang Senja adalah novel sejarah tentang Revolusi Indonesia, Kesultanan Melayu Deli dan Langkat, serta manusia-manusia yang terperangkap di antara runtuhnya sebuah zaman dan lahirnya Indonesia yang baru.
Sebuah kisah tentang persahabatan, pengkhianatan, cinta pada tanah leluhur, dan harga yang harus dibayar ketika sejarah bergerak tanpa menunggu siapa pun.
Sumatra Timur, 1946. Ketika Republik Indonesia memasuki masa-masa awal kemerdekaannya, Kesultanan Melayu Deli dan Langkat justru berdiri di ambang keruntuhan. Di tengah pergolakan Revolusi Indonesia, dunia lama yang dibangun di atas tradisi, kehormatan, dan daulat kesultanan berhadapan dengan arus perubahan yang tak lagi terbendung.
Irwansyah, seorang pemuda berdarah rakyat jelata yang tumbuh di lingkungan bangsawan Melayu, memilih jalan yang nyaris mustahil: menjadi jembatan antara istana dan pergerakan nasional. Baginya, masa depan tanah kelahirannya harus dibangun tanpa mengorbankan martabat dan warisan Melayu.
Perjuangan itu membawanya menempuh perjalanan berbahaya melintasi Eropa di tengah Perang Dunia II, sebelum menerobos kepungan Jepang di Malaya untuk kembali ke Sumatra. Namun, ketika ia akhirnya pulang, tanah air yang hendak diselamatkannya telah berubah.
Di sisi lain berdiri Syam, tokoh pergerakan kiri yang radikal. Bagi Syam, Indonesia yang baru tidak membutuhkan ruang bagi kaum feodal dan kekuasaan lama. Pertentangan keduanya perlahan berkembang menjadi benturan antara dua pandangan tentang masa depan Indonesia.
Fitnah, pengkhianatan, persahabatan yang retak, dan ambisi ideologi membawa mereka menuju sebuah tragedi. Ketika pergolakan politik menyapu Sumatra Timur, titian damai yang dibangun Irwansyah patah satu demi satu. Ia akhirnya harus menyaksikan dunia yang dicintainya runtuh bersama berakhirnya daulat para sultan Melayu Deli dan Langkat.
Ambang Senja adalah novel sejarah tentang Revolusi Indonesia, Kesultanan Melayu Deli dan Langkat, serta manusia-manusia yang terperangkap di antara runtuhnya sebuah zaman dan lahirnya Indonesia yang baru.
Sebuah kisah tentang persahabatan, pengkhianatan, cinta pada tanah leluhur, dan harga yang harus dibayar ketika sejarah bergerak tanpa menunggu siapa pun.
Karya yang Terhubung
#1
Bab 1. Petuah Bijak Sang Nelayan
#2
Bab 2. Uluran Tangan Sang Bangsawan
#3
Bab 3. Jatuh Cinta
#4
Bab 4. Sang Penghasut
#5
Bab 5. Jumpa Untuk Berpisah
#6
Bab 6. Merantau ke Negeri Orang
#7
Bab 7. Terperangkap Perang Dunia
#8
Bab 8. Mencari Jalan Pulang
#9
Bab 9. Selangkah Lagi ke Seberang
#10
Bab 10. Di Bawah Lindungan Musuh
#11
Bab 11. Kembalinya Sang Pejuang
#12
Bab 12. Sang Tali Penyambung
#13
Bab 13. Menyeberang Menemui Pejuang
#14
Bab 14. Aksi Di Tanah Betawi
#15
Bab 15. Titian Patah
#16
Bab 16. Angkasa Merona Berhias Bintang
#17
Bab 17. Bumi Merana Berselimut Hitam
#18
Bab 18. Setelah Api Membakar Istana
#19
Bab 19. Kembalinya Sang Pejuang
#20
Bab 20. Maaf
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Rating
5
8
0
0
0
0
Total 8
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Done. Akhirnya tamat juga baca di Ambang Senja, lengkap dengan drama gangguan jaringan Kwikku yang kerap membuatku harus login ulang ke akun sendiri.
Penulisan yang apik sekali, alur yang manis. Penceritaan yang sangat berkesan. Bahkan aku merasa seperti bukan membaca melainkan menonton. Persis seperti menonton Ipin dan Upin.
Meski harus bolak-balik scroll ke atas dan ke bawah untuk lihat footnote, tapi tak mengurangi keasyikan membaca, karena memang aku sangat suka sekali cerita sejarah seperti ini. Paling suka plot twist-nya. Dari awal baca sampai ke tengah hingga menjelang akhir, aku sudah mulai meraba, jangan-jangan masing-masing tokoh nanti akan terkait di bagian akhir, ternyata benar. Aku percaya sekali penulis yang satu ini pandai menjalinkan benang konflik hingga akhir.
Jujur saja sempat mencari tahu di Wikipedia tokoh-tokoh pahlawan perjuangan di Langkat, saking penasarannya sama Atuk Irwansyah.
Sukses selalu untuk Kang Indra Wibawa.
Ceritanyaa memang fiksi tapi cita rasa reality
memperkaya khasanah saya
mengobati kerinduan membaca satra melayu.. yang membuat ketika membaca percakapannya otomatis jadi intonasi melayu ipin upin..
Spectacular research. Booming story effects. Romantic and poignant at the same time.
Mantap Kak Indra.
Nggak diikutsertakan kompetisi 500jt ya bang? padahal salah satu pemenang kompetisi yang judulnya Tunggu Aku di Batavia juga romance fiksi sejarah. Menurut saya bagus ini novelnya bang. Detail tentang kondisi Sumatra Timur dan konflik sejarahnya dapet vibesnya. Berasa hadir di sana masa itu.
Fiksi sejarah, tulisan yang langka
Disukai
398
Dibaca
17.5k
Tentang Penulis
indra wibawa
Penikmat menulis
IG | indrawibawa.nulis
Youtube | penakopihitam
IG | indrawibawa.nulis
Youtube | penakopihitam
Bergabung sejak 2020-08-30
Telah diikuti oleh 566 pengguna
Sudah memublikasikan 9 karya
Menulis lebih dari 188,510 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
Ambang Senja - Ujung Sejarah Melayu Deli dan Langkat
indra wibawa
Novel
Fields of Blood
Mizan Publishing
Novel
PRAMESWARI
Sang Alifas Yang Merumput
Novel
Gadis Biola
Auni Fa
Novel
Wuhan Diary
Bentang Pustaka
Novel
TUKANG SERBAGUNA
TUDI NURYANTO
Novel
Istri Ke-tiga Vampire Tampan 1207 Tahun
Teti Suherti
Novel
MEI
Nurinwa Ki. S Hendrowinoto
Novel
Hujung Tanah
Nikodemus Yudho Sulistyo
Cerpen
Selepas Hujan
Anisha Dayu
Novel
S-Class Guide Ingin Menjadi Tukang Roti
Noctis Reverie
Novel
PENGARUNG WAKTU: 21 Tahun Mencari Abimanyu
Braindito
Novel
KKPK Aku Calon Presiden
Mizan Publishing
Novel
Penulis vs Karakter
Risti Windri Pabendan
Novel
Asmaraloka
Asyiq syafiatul maula
Rekomendasi
Novel
Ambang Senja - Ujung Sejarah Melayu Deli dan Langkat
indra wibawa
Skrip Film
Script Film : Al Kahfi Land - Menyusuri Waktu
indra wibawa
Skrip Film
Script Film : Al Kahfi Land - Siasat
indra wibawa
Novel
Bronze
Al Kahfi Land 1 - Menyusuri Waktu
indra wibawa
Novel
Bronze
Al Kahfi Land 2 - Siasat
indra wibawa
Skrip Film
Script Film : Al Kahfi Land - Delusi
indra wibawa
Skrip Film
Script Film : Mendadak Drakor
indra wibawa
Skrip Film
Script Film : Ambang Senja
indra wibawa
Novel
Bronze
Al Kahfi Land 3 - Delusi
indra wibawa