Tiada Dirinya

Dia menawariku duduk di jok sepeda yang baru ia pinjam. Dengan raut wajah yang kuusahakan sewajar mungkin, sebenarnya ada yang bermekaran di relung hatiku. Momen yang tak kusangka terputar kembali dalam bentuk bunga tidur dalam hi...

(Sebagian cerita disembunyikan)

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1,000
5K dilihat
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Tidak ada komentar
Saran Flash Fiction