Masuk untuk nonton

Baracas

92 Menit
Indonesia
Info Film
Detail Film

Bandung geger karena adanya pemuda yang meninggalkan keluarganya untuk bergabung dengan Baracas. Baracas adalah tempat bergabungnya kaum lelaki yang dikecewakan oleh wanita yang dibentuk oleh Agus. Mereka menghimpun kekuatan dan menyatukan perasaan untuk membenci wanita di seluruh dunia dan pada semua unsur yang bersangkutan dengan wanita. Agus adalah mantan pacar Sarah, yang tiba-tiba Sarah memutuskan hubungan mereka. Gerakan perlawanan terhadap Baracas menuding polisi dan pemerintahan kota Bandung sengaja membiarkan Baracas untuk berkembang besar. Itulah sebabnya mereka demo. Bahkan Baracas mendapat serangan fisik. Perlawanan dilakukan juga oleh para mantan pacar anggota Baracas. Mereka melakukan berbagai cara untuk mengubah cara berpikir Baracas.

Jenis Film
Comedy
No. Sensor
226/DCP/NAS/13/03.2022/2017
Produser
Ody Mulya Hidayat
Sutradara
Pidi Baiq
Pemain
Ajun Perwira, Budi Doremi, Cut Mini Theo, Fico Fachriza, Ringgo Agus Rahman, Stella Cornelia, Tika Bravani
Review Film

"Penulis novel Dilan, Pidi Baiq mengawali karir nya sebagai sutradara dengan menggarap film Baracas (Barisan Anti Cinta Asmara). Selain menjadi sutradara, Imam besar The Panas Dalam Band ini, juga menulis skenario dan cerita film ini. Seperti novel‐novel Pidi Baiq, film ini juga menyuguhkan dialog‐dialog lucu yang tidak mainstream." – Liputan 6

"Perfilman tanah air bakal terasa semakin semarak dengan kehadiran sebuah film besutan Pidi Baiq, Baracas. Menariknya, film ini mengangkat tema patah hati yang dikemas dengan balutan komedi." – Fimela

"Sama seperti di novel‐novel laris karanganya, di film ini Pidi juga akan menghadirkan dialog dialog lucu yang tidak mainstream. Yang menjadikan film ini lucu karena adanya tragedi yang disikapi secara berlebihan." – Republika

"Baracas sebenarnya dapat menjadi debut yang baik bagi Pidi Baiq di ranah sinema jika memilih untuk menuturkannya dengan sikap dan cara yang lebih dewasa. Terbukti, dua kelakarnya yang tidak berhubungan dengan perempuan dapat memancing tawa saya." – Kine Rasya

Read more