Tidak Pernah Utuh
Drama
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Tidak Pernah Utuh
Di atas meja kayu bewarna cokelat tua, secangkir kopi yang mulai dingin masih mengepulkan sisa-sisa aroma pahitnya. Disampingnya, lembaran kertas berserakan, Sebagian penuh coretan, Sebagian lagi masih kosong menunggu disentuh. Disanalah Aruna duduk, menatap kalimat terakhir yang baru saja ia tulis :
“Tidak ada kehidupan yang benar-benar utuh. Kita hanya belajar menerima bagian yang hilang.”
Ia menghela nafas Panjang.
Sebagai seorang p...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Laras Hebat!
Yutanis
Cerpen
Tidak Pernah Utuh
novizuzanna
Novel
Clandestine
daydreambii27
Flash
Rumpang
Nadia Auliyah
Novel
HARU
Aram
Flash
Jejak Kaki Kecil di Tanah Haram
CICIAIRA
Flash
Fairy Godmother
Pamella Paramitha
Flash
Tiga Seteru
Ahmad Muhaimin
Novel
Someone Like You
Maria Kristi
Flash
Curhatan aku
Langitttmallam
Novel
Ke Mana Aku Berlari
Vicky L.
Novel
Rumah Adik Kakak
Andre Sore
Skrip Film
Adinda dan Warisan Bapak
Syifa Maulida Hajiri
Flash
Love Yourself
Rahma Pangestuti
Flash
Menolak Lupa 3
Shin No Hikari
Rekomendasi