Sungguh
Self Improvement
Tahun ini masih sama. Luka pada tahun lalu belum pulih seutuhnya. Tak ada jalan, taka da cahaya. Rasanya sangat buntuh dalam upaya mewujudkan idealisme hakiki. Apakah perlu menyerah? Entahlah, aku hanya terus menghabiskan banyak waktu melamun meratapi beragam kegagalan dalam upaya yang penuh kesungguhan.
“Bro, ada lomba nih. lumayan siapa tau dapat dana segar,” gumam Rizki, teman seperjuanganku yang sedang merintis usaha. Dia mengirimkan sebuah li...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Cerpen
Sungguh
Adam Nazar Yasin
Flash
Langkah Pertama
Penulis N
Flash
Bukan Malin Kundang
Nurul Arifah
Cerpen
Yu Rus Tak Pernah Utang
Kinanthi (Nanik W)
Novel
Rahasia Lintang
Pejandtan
Flash
Noises Inside My Head
Steffi Adelin
Flash
Bisakah Aku Jadi Dewasa?
lidia afrianti
Flash
Uang Panas
Hans Wysiwyg
Cerpen
Memahami
Daud Farma
Novel
Diary Bipolar
Farikha Salsabilla Putri
Cerpen
Dia Sofia
Titin Widyawati
Cerpen
Dia Yang Tidak Butuh Pujian
T. Filla
Cerpen
OUR HOPE
Ningningluvvzz
Cerpen
Tanah yang Ditinggalkan
Yovinus
Flash
Discount Friend
lidia afrianti
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sungguh
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Bronze
Aksara dan Visual Dalam Desa
Adam Nazar Yasin
Flash
The Pie
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Bronze
Eulogi Hama
Adam Nazar Yasin
Flash
Tanaman Ini Tanpamu
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Senyum Syukur
Adam Nazar Yasin
Novel
Aksara 4 Cangkir
Adam Nazar Yasin
Flash
The Power of Tea
Adam Nazar Yasin
Flash
Tanah Presisi
Adam Nazar Yasin
Flash
Terpatri
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Pundak Perintis
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Blue Life
Adam Nazar Yasin
Flash
Kuasa Uang
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Terbuang Dalam Mager
Adam Nazar Yasin
Flash
Bronze
Tertakar
Adam Nazar Yasin