Stasiun Kosong
Horor
“OMG, Anaaaa!” teriakan Kekey membuat telinga Nilam berdengung. Saking sakitnya, refleks dia menutup telinganya.
“Volume suaranya bisa dikecilin enggak, sih? Kamu kebiasaan banget,” omel Nilam sambil menurunkan kedua tangannya yang menutup telinga.
“Lihat, deh, Lam!” Kekey menghampiri Nilam yang duduk di pinggir kasur. Kemudian menarik sahabatnya itu untuk menunjukkan sesuatu yang spontan membuatnya berteriak keras.
“Apaan, sih? Tinggal pangg...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Stasiun Kosong
Azizah Noor Qolam
Novel
Pedalaman Gumantra
Randy Arya
Flash
Gudang Belakang Rumah Kakek
Risti Windri Pabendan
Flash
Hidup tanpa Warna
SURIYANA
Flash
Besok Pagi, Ketika Matahari Terbit
Ikhsannu Hakim
Novel
Fantasteen The Lagaziv School of Vathana
Mizan Publishing
Novel
Pukul Satu
Azia Fadila Madani
Cerpen
Cermin Di Kamar Kost
Christian Shonda Benyamin
Flash
Lorong Tanpa Akhir
Penulis N
Cerpen
Misteri Kampung Mati dan Hantu Berang-berang
Habel Rajavani
Novel
Hidup Dengan Mayat ~Novel~
Herman Sim
Flash
Fajirah
Roy Rolland
Novel
Kamar Mandi Angker di Dekat Pohon Beringin
Sohibul Wahidin
Cerpen
Canda berujung petaka. Malam jum'at kliwon
Bang Jay
Flash
Gadis Bersenandung
Sunarti
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Stasiun Kosong
Azizah Noor Qolam
Cerpen
Bronze
LUNAS
Azizah Noor Qolam
Cerpen
Bronze
Villa Arya Tri Sukmo
Azizah Noor Qolam
Novel
Mencari Tuhan
Azizah Noor Qolam
Novel
Dua Sisi
Azizah Noor Qolam
Cerpen
Bronze
Bunga Malam
Azizah Noor Qolam
Novel
Luka Terindah
Azizah Noor Qolam
Novel
Dua Sisi
Azizah Noor Qolam