Saat-saat ayah menghembuskan nafas terakhir
Drama
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Pada suatu hari yang cerah,saya masih ingat kala itu hari Jum'at 16 Agustus 2024,saya masih bekerja di perusahaan Poultry shop Sebagai tukang nyuntik ayam dan tukang _ngampas[1]_ ,pagi harinya saya sudah ada firasat kurang enak,makanya saya berniat untuk izin tidak masuk kerja di karenakan mau pulang,tapi tidak bisa izin karena tidak ada yang menggantikan tugas kerja.
Mulailah saya bekerja seperti biasanya,tidak ada perasaan apa-apa di dalam fikiran saya,dan sampai di jam setengah 11,saya di telfon oleh ad...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Belum Usai
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Saat-saat ayah menghembuskan nafas terakhir
Oki Oktaviana
Novel
Trapped in first love
Nadzwa Clarisa
Novel
Me and Brokenhome
pinxila
Novel
Jejak Tirani
Fanni Silviana Supenda
Skrip Film
Love (To be) On Top
Nida C
Flash
Masih Banyak Ikan di Laut
Reyan Bewinda
Flash
Raja Kecil
Muhammad Zein Hanafi
Flash
Skull on Your Porch
Silvarani
Cerpen
Bukan Roman Picisan
Farah Maulida
Skrip Film
SICK LOVE (Script)
Satrio Purnomo
Flash
Pulkam
Rahmatul Husni
Flash
Titik Buta
BANYUBIRU
Cerpen
Kesa dan Morito, Akutagawa Ryunosuke
Ahmad Muhaimin
Novel
Endless Origami
dedanel
Rekomendasi