Penyair dari Pasar Gaib Senen
Romantis
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
"Pukul tiga pagi di peron lima. Jangan membawa logam, dan pastikan arlojimu berputar terbalik."
Nabila membaca kembali secarik kertas lusuh beraroma kemenyan dan melati kering di genggamannya. Di bawah pendar kuning lampu stasiun yang remang dan tebalnya napas malam Jakarta yang dingin, Nabila berdiri mematung di atas ubin dingin peron lima. Angin malam berembus kencang, menampar wajahnya yang pucat.
Sebagai seorang penulis muda yang baru saja kehilangan adik kandungnya akibat penyakit langka sebulan lalu, Nabila rela mempertaruhkan segalanya—termasuk akal sehat dan nyawanya—demi mencari keberadaan Pasar Gaib Senen. T...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Clair de Lune
Rafael Yanuar
Flash
Apa Artinya Cinta
SURIYANA
Cerpen
Penyair dari Pasar Gaib Senen
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Janur Kuning Jarang Melengkung
Siti Qoimah
Flash
The Morning We Meet Again
Asri Lestari
Novel
Serpihan Hati
Qarina R Jussap
Novel
CHARLIE - Daniel Keyes
Mizan Publishing
Novel
Keysha
nesya ekda
Flash
Pengantin Baru
Silvarani
Flash
Pacar atau Lamar?
Rahmawati
Cerpen
Pamit
Hans Wysiwyg
Flash
Cinta tapi Gengsi
Aizawa
Flash
Kesempatan Kedua
lidia afrianti
Novel
SERUMAH DENGAN PANGERAN SEKOLAH
punyanatania
Cerpen
Surat Untuk Senja
Hans Wysiwyg
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Penyair dari Pasar Gaib Senen
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Bara Kelana dan Putri Rembulan
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Garnet
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Antahsvara
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Pelangi Di Atas Tiara
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Bronze
Donat Dalam Gigi
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Bronze
THR UNTUK SIAPA
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Cintaku Di Pegunungan Alpen
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Batagor, 98, Dan Langit Kembang
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Persahabatan Antar Planet
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Jalan Cemara No. 8
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
NAMA BAYIKU CORDELIA
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Yang Baju Merah Jangan Sampai Lepas
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Paradoks Kehidupan
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Manusia Dan Mesin
Shinta Larasati Hardjono