Penjaga Musala Tak Mau Salat
Drama
Benny Ramadhan, manajer sebuah SPBU, mengintip dari tirai jendela ruang kerjanya. Semula ia abai dengan keberadaan lelaki tua yang duduk menegakkan lutut di dekat pintu musala. Tetapi, ketika lelaki tua itu masih di sana sampai siang, Benny melangkah penasaran menghampirinya.
“Maaf, Bapak menunggu seseorang?”
Lelaki 60-an tahun itu terkejut sejenak, bibirnya bergetar menjawab, ”Tidak. Saya tidak menunggu siapapun.”
“Lalu mengapa Bapak di sini sepanjang hari ini?” Benny berjongkok di de...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Kalahkan Aku dengan Cinta
Novianti
Novel
Sang Multitalenta : Tahun Pertama
M. Ferdiansyah
Novel
The Colours of Life
Sofia Grace
Flash
Perkara Bintang yang Tak Kunjung Ditemukan
kanun
Cerpen
Penjaga Musala Tak Mau Salat
Sulistiyo Suparno
Novel
DIGDAYA
Wulan Kashi
Komik
(un)promise
kennicchi
Skrip Film
Mimpi Penulis
Johannes Silalahi
Skrip Film
Perfect Husband to My Sister
mahes.varaa
Skrip Film
Kata-Kata Kunci Dari Ayah
Ega Pratama
Flash
Novelis Berjenggot
Dwi Kurnialis
Cerpen
Jalan yang Kamu Pilih Adalah Jalan Menuju Kebaikan
Kiara Hanifa Anindya
Novel
HABROMANIA
Jessamine
Novel
LACUNA
shereenese
Novel
Pasar Orang-Orang Mati
Jauza M
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Penjaga Musala Tak Mau Salat
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Audrey
Sulistiyo Suparno
Flash
Gito dan Gitarnya
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Sisi Romantis Seorang Pembunuh
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Rumah Murah Berhantu
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Pacarku Preman
Sulistiyo Suparno
Flash
Doa Pedagang Sepatu
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Ibu Datang Membawa Seorang Gadis
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Penyair dan Cerpenis Kampret
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Penjiplak Skripsi
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Kepalsuan
Sulistiyo Suparno
Flash
Jurus Pemikat Pedagang Sepatu
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Menolak Jatuh Cinta
Sulistiyo Suparno
Flash
Menggambar Matahari
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Mimpi Indah
Sulistiyo Suparno