Pengakuan
Drama
Ada beberapa hal di dunia ini yang memang dari awal diciptakan bukan untuk dimiliki, seperti itulah gambaran mimpi bagi Sore. Pemuda dengan mata sayu itu menatap gedung tinggi di depannya dalam diam. Senyuman tipis terukir di wajahnya meskipun nyaris tak kentara.
"Kak, aku boleh duduk di sini gak?" tanya seorang bocah lelaki dengan rambut mangkok itu pelan.
Sore mengangguk. "Boleh."
"Kakak sakit ya?"
"Hmm?"
"Kakak sakit ya?"
"Iya."
"Aku boleh ngobrol sama Kakak gak?"
Sore terdiam sebentar sebelum akhirnya menjaw...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
ISTILAH PADI ILALANG
Rahmayanti
Novel
Zy
Daisy Fuu
Novel
Retak Seribu
Endang Hadiyanti
Cerpen
Pengakuan
SIONE
Novel
GESTALT
sekinarilla
Flash
Titik Jenuh
gustiana
Flash
MAKLAR
Hans Wysiwyg
Novel
Behind The Rocks
Retha
Skrip Film
Rashid and Rani : Partner in Crime
Rahmatul Aulia
Skrip Film
Toko Tanah Bambang
Estria Solihatun N
Flash
Sebentar, Nak, Ada yang Belum Pulih
Atsuka D
Flash
Mempelai Perempuan
Joshua Vincentius
Novel
Cerita Papa dan Kenangannya
Wahyu Firmansyah
Komik
SEVEN RULE : CODE NAME
willa crown
Flash
FALL
Rama Sudeta A
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pengakuan
SIONE
Flash
Bronze
Nostalgia
SIONE
Flash
Jiwa Kecil
SIONE
Flash
Bronze
Mendung dan Bayangan
SIONE
Flash
Bronze
Frekuensi
SIONE
Flash
Bronze
Ulang Tahun
SIONE
Flash
Bronze
Dialog Kematian
SIONE
Cerpen
Bronze
NURAGA
SIONE
Flash
Bronze
Foto Keluarga
SIONE
Flash
Ambil porsimu
SIONE
Flash
Jam Lima
SIONE
Flash
Bronze
Pertama
SIONE
Cerpen
Bronze
Jejal Nestapa
SIONE
Flash
Marah
SIONE
Cerpen
Bronze
Kasur depan TV itu
SIONE