Menur: Dendam Roro Jongrang
Misteri
Penyesalan terbesarku adalah tertinggal waktu. Tapaku belum usai ketika dayang-dayang lain patuh pada perintah Bi Sumi untuk menumbuk padi dini hari.
Suara tangis yang lamat terdengar dalam tapaku, kukira ujian. Kuabaikan demi tuntasnya tapa memetik wangsit, titah agung sang Tuan Putri yang diamanatkan padaku, sesaat setelah ayahandanya tiada.
Datangnya lamaran dari Bandung Bondowoso telah menjadi perkara pelik. Aku menyaksikan kemalangan yang mengusik nirwana dalam dada Roro Jongrang, putri yang kuabdikan diri padanya sejak ia bocah yang tak ta...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Menur: Dendam Roro Jongrang
Mila Phewhe
Cerpen
Garnet
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Tragedi yang Indah
Adnan Fadhil
Flash
Tempat Untuk Pulang
Rere Valencia
Flash
The Weight of Silence
Rey Orphan
Flash
Mengundang Tawa
Rifatia
Cerpen
NEURA
tepinprandana
Cerpen
The Last Quarantine
Remith G
Cerpen
Suplemen Tetangga
Koo
Flash
Misteri Doa Sebelum Belajar
Luca Scofish
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
YK-Andriyana-RBD
Cerpen
Kesulitan Menyeberangi Sebuah Ladang karya Ambrose penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Novel
Layang-Layang Putus Tak Pernah Salah
DMRamdhan
Novel
Irida
Sylicate Grazie
Cerpen
Großmutters Zitronengericht (Masakan Lemon Nenek)
Silvarani
Rekomendasi