Menghilang Tanpa Kata
Drama
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Menghilang Tanpa Kata
“Aku menyukaimu. Gimana kalau kita bersama?”
Dian mengatakan kalimat itu dengan suara yang sedikit bergetar, seolah-olah setiap kata harus ia dorong keluar dengan keberanian yang tersisa. Tangannya saling menggenggam di atas meja, berusaha menyembunyikan kegugupan yang sebenarnya sangat terlihat.
Bayu terdiam.
Ia sudah tahu perasaan itu sejak lama. Cara Dian selalu mengingat hal-hal kecil—semuanya terlalu jelas untuk disalahartikan. Dian bukan perempuan yang sulit disukai. Ia manis, rama...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Terima Kasih Ayah, Aku antar ke Syurga Nya
Arwin Suripto
Novel
Luka Tanpa Asa 2
Aijin Isbatikah
Skrip Film
JEJAK HATI
Sonny Budi
Flash
Demi
Alfian N. Budiarto
Cerpen
Hujan di bulan Juni
Nurul Ainun
Cerpen
Menghilang Tanpa Kata
Linda Er
Novel
Rafilus
Noura Publishing
Novel
Izinkan Kurengkuh Kirana
Aria Monteza
Novel
Bangka Undercover: Jalan Menuju Pendewasaan
Tri Prasetio
Skrip Film
SATU KATA CINTA
Bayu Adityo Prabowo
Flash
Salah ku atau Cuaca
Anisah Ani06
Flash
Pengkhianat
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Di Balik Meja Nomor 17
Fredhi Lavelle
Novel
Bujang Rantau
Muhammad irata
Novel
Pandemonium
Bramantio
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Menghilang Tanpa Kata
Linda Er
Novel
Buah Dari Luka
Linda Er
Cerpen
Bronze
Persahabatan yang Pelan-Pelan Hilang
Linda Er
Flash
Sayur Tanpa Garam
Linda Er
Flash
Bronze
Potret Terakhir Azalea
Linda Er
Cerpen
Bronze
Langkah Langkah Kecil Aruna
Linda Er
Cerpen
Bronze
Hanya Saja
Linda Er
Cerpen
Bronze
Red flag
Linda Er
Flash
Pengakuan Yang Tidak Dijawab
Linda Er