Menari Di Atas Pecahan Beling
(Cerpen ini pernah saya update di akun lama saya Rosidawati Rosida20, namun saya lupa password maka membuka akun baru. Karya asli milik saya dan ilustrasi asli dari Taman Fiksi.com.
Mohon ijin pada Mas Farick Ziat)
Langit mulai redup. Tak lagi secerah tadi. Petang sudah datang menggantikan sore yang sejuk. Lolongan tangis di batinmu entah sudah keberapa kali. Selalu begitu. Seakan kompak dengan ambang petang yang sudah menghampiri tempatmu duduk. Selalu begitu.
Mereka yang berlalu lalang di sekitarmu hanya menoleh, atau melirik dengan mata miris padamu. Tapi engkau tak perduli. Tetap setia duduk di bongkahan batu di pinggiran Laut Talango, yang memiliki akses pandangan ke Pelabuhan Kalianget.
Berharap ada perahu dari tengah lautan yang menepi ke dermaga. Lalu melompat tubu...