Mega di Langit Senja
Slice of Life
Bagian 1: Tatapan ke Langit
Langit sore hari itu melukis dirinya sendiri. Warna oranye keemasan bertemu semburat ungu lembut, seolah matahari melukis salam perpisahan sebelum tenggelam ke balik perbukitan. Di atas padang ilalang yang menguning, seorang pria duduk sendirian, diam tak bergerak seperti bayang-bayang yang tertinggal di tanah.
Namanya Putra.
Ia datang ke bukit kecil itu hampir setiap hari, sejak dua tahun terakhir. Tak ada yang tahu kenapa. Penduduk desa hanya menyebutnya "si pelukis pendiam". Rumahnya berada di ujung kampung, tak jauh dari hutan bambu yang s...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Mega di Langit Senja
Erlangga Putra
Cerpen
Serigala yang Terpisah dari Kawanan
awod
Cerpen
Pekerja Proyek
Titin Widyawati
Cerpen
Sebatang Lidi
Titin Widyawati
Cerpen
Rumah-Rumah yang Pernah Menolak Kami
Septia Arya Nugraha
Cerpen
Buku-Buku di Penjara
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Tanah Tuhan Sudah Dicuri
Laila Ziadatul Khair
Cerpen
Tandang
RD Sinta
Cerpen
Lebih dari Seragam
Astromancer
Cerpen
Lautan dan Semangkuk Sup
Ismail Ari
Cerpen
Lubang di Daun Pisang
Desto Prastowo
Cerpen
Ruth Pergi Sendiri ke Surga
Johanes Gurning
Cerpen
Idolaku di Masa Lalu
Yuisurma
Cerpen
KASIH PUTIH DARI HINDUSTAN
ari prasetyaningrum
Cerpen
Menyesal Setelah Kehilangan
Ardelia Rafilah Basya
Rekomendasi