Kuyakin Mereka Bukan Sekadar Remaja Putri Biasa
Drama
"Tapi, Yon," Aku terbirit-birit mengikuti langkah Dion menuju ATM Center mal fX Sudirman, "seriusan dah, cewek-cewek tadi, kok agak-agak mirip sama member-member JKT48?"
Dion terkekeh. Ia sudah berada di depan mesin anjungan. Katanya yang seperti menertawakan aku, "Lo boleh gagal ketemu sama Shania, Man. Tapi, jangan sampai terobsesi gitu sama member-member JKT48. Pake segala anak SMA cabe-cabean, lo anggep mereka member JKT48. Jangan-jangan tukang jamu deket gereja gue, bakal lo anggep Julia Perez....
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp50.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
Forgotten Moon
Rifah Khodijah
Flash
Saga Recorded: Empat Hari Menuju Sempurna
Rere Valencia
Cerpen
Kuyakin Mereka Bukan Sekadar Remaja Putri Biasa
Nuel Lubis
Novel
Kita (Tidak) Baik-Baik Saja
Fey Mega
Skrip Film
Psycho love
HERLIYAN BERCO
Skrip Film
Lucky point
Adnan maulana
Flash
Gadis Kecil Berkaleng Kecil
Rafael Yanuar
Flash
Toxic
Donquixote
Flash
Gadis Berkalung Tasbih
Herman Siem
Cerpen
Kekasih Tengah Malam
Refy
Novel
Steviana
Kiki Misgiarti
Novel
Gadis
Melia
Skrip Film
KOMA
Kris Halomoan Simanjuntak
Flash
Nggak Kenal
BANYUBIRU
Novel
Arjuna
Istuti
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kuyakin Mereka Bukan Sekadar Remaja Putri Biasa
Nuel Lubis
Novel
Bronze
Tak Sambat
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Anyang-anyangan ini seperti Membunuhku
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Distraksi itu adalah Sebuah Girlband Seksi
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Merindukan Cinderella
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Patah Hati atau Apa?
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Azab untuk Satpam yang Mengikutiku
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Antara Christy dan Christine
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Seminggu Seorang Playboy
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Bola dan Horor
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Nasi Goreng Fajar untuk Emak
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Teringat akan Dosen-ku, Pak Ridwan
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Let It Be
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Ada Dua Indra di Kepalaku
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Becky itu Sungguh Tokoh Nyata
Nuel Lubis