Kutukan Keluarga IV : Lemah Sinengker
Horor
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Adam sampai di desa kelahirannya tepat saat matahari tenggelam. Langit berwarna merah darah. Tidak ada suara burung atau serangga. Desa ini mati. Adam berjalan kaki dari stasiun kota dengan sepatu yang kotor oleh tanah liat. Bau udara di sini telah berubah. Baunya seperti bangkai yang direndam dalam air got yang menggenang. Adam mendekati gerbang desa. Gapura bambu yang dulu kokoh kini lapuk dan ditumbuhi lumut hitam. Ia melangkah masuk dan melihat sumur tua di dekat gerbang. Airnya meluap keluar dengan warna hitam pekat. Ada lendir ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Kutukan Keluarga IV : Lemah Sinengker
Nisa
Flash
Hati-Hati di Jalan
Ahmad R. Madani
Cerpen
Terror Anggia
Amelia Purnomo
Flash
Gadis Bersenandung
Sunarti
Novel
Di Antara Rumah yang Kosong
Imajiner
Novel
Gadis Merah
Andam Aulia
Novel
Fantasteen Rumah Angker
Mizan Publishing
Cerpen
PUKNYARTINGI "Lilis"
Iena_Mansur
Flash
Permainan
Dark Specialist
Cerpen
Lorong yang Menganga
Aulia umi halafah
Skrip Film
DOA PENGGALI KUBUR
Embart nugroho
Novel
Kisah ku dengan para hantu
Katia
Flash
Wanita Tua dan Tangisnya
Lebah Bergantung
Flash
Pondok Bulan
Dania Oryzana
Cerpen
Jejak Sekuntum Mawar
Dwi Fitriani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kutukan Keluarga IV : Lemah Sinengker
Nisa
Novel
Bronze
Anakku Malang, Anakku Sayang
Nisa
Novel
RICK: KETIKA MONSTER MEMILIKI CINTA
Nisa
Cerpen
Kutukan Keluarga Bagian II: Kembali
Nisa
Cerpen
Bronze
Gelas Ajaib
Nisa
Flash
Bronze
THANK YOU FOR YOUR LOVE
Nisa
Cerpen
Bronze
Two friends (Dua Sahabat)
Nisa
Flash
Bronze
Nenek Tua Mengerikan
Nisa
Cerpen
Bronze
PERSAHABATAN DI TENGAH RIMBA
Nisa
Cerpen
Bronze
KETINDIHAN
Nisa
Flash
Bronze
THE NIGHTMARE
Nisa
Flash
Bronze
Tabiat
Nisa
Flash
Bronze
Tuan Kepala Terbalik
Nisa
Novel
Bronze
Dormitory Tales : A Love Story
Nisa
Cerpen
Kutukan Keluarga: Sang Ratu Ular
Nisa