Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Kabupaten Sungai Harapan di Kalimantan Selatan menyimpan banyak cerita di balik aliran sungainya yang tenang. Ketika Kiai Mahfudz wafat, sebuah pesantren tua kehilangan pengasuhnya, sementara banyak pihak mulai melihat peluang di balik duka.
Di tengah perubahan itu, seorang santri datang untuk mengabdi. Ia hanya ingin mengajar, membantu warga, dan meneruskan tradisi khidmah yang diwariskan para ulama. Namun jalan yang ia tempuh tidak semudah yang dibayangkan.
Salman, santri yang cerdas dan ambisius, mulai membangun pengaruh. Di belakangnya berdiri Herman, pengusaha kaya yang memiliki kepentingan besar di daerah tersebut. Bantuan mengalir, bangunan berdiri, dan pujian bergema. Tetapi perlahan muncul pertanyaan: apakah semua itu benar-benar untuk umat?
Ketika fitnah, kekuasaan, dan kepentingan ekonomi mulai merambah pesantren, para santri dihadapkan pada pilihan sulit. Bertahan dalam jalan pengabdian yang sunyi, atau ikut hanyut dalam arus yang menjanjikan kemuliaan dan kekuasaan.
Santri di Jalan Khidmah adalah kisah tentang iman yang diuji bukan hanya oleh dunia, tetapi juga oleh mereka yang mengatasnamakan agama. Sebuah novel yang mengajak pembaca menyelami makna pengabdian, keikhlasan, dan perjuangan menjaga nurani di tengah zaman yang semakin bising.
Di tengah perubahan itu, seorang santri datang untuk mengabdi. Ia hanya ingin mengajar, membantu warga, dan meneruskan tradisi khidmah yang diwariskan para ulama. Namun jalan yang ia tempuh tidak semudah yang dibayangkan.
Salman, santri yang cerdas dan ambisius, mulai membangun pengaruh. Di belakangnya berdiri Herman, pengusaha kaya yang memiliki kepentingan besar di daerah tersebut. Bantuan mengalir, bangunan berdiri, dan pujian bergema. Tetapi perlahan muncul pertanyaan: apakah semua itu benar-benar untuk umat?
Ketika fitnah, kekuasaan, dan kepentingan ekonomi mulai merambah pesantren, para santri dihadapkan pada pilihan sulit. Bertahan dalam jalan pengabdian yang sunyi, atau ikut hanyut dalam arus yang menjanjikan kemuliaan dan kekuasaan.
Santri di Jalan Khidmah adalah kisah tentang iman yang diuji bukan hanya oleh dunia, tetapi juga oleh mereka yang mengatasnamakan agama. Sebuah novel yang mengajak pembaca menyelami makna pengabdian, keikhlasan, dan perjuangan menjaga nurani di tengah zaman yang semakin bising.
Tokoh Utama
Raka Wijaya
Aisyah
Ayah Raka
Ibu Raka
Akmal
Salman
Herman
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
1
Dibaca
23
Tentang Penulis
Prasetya
Prasetya adalah penulis yang menyukai cerita tentang manusia, kehidupan, teknologi, dan perjalanan batin. Melalui fiksi dan nonfiksi, ia mencoba merekam hal-hal sederhana yang sering luput dari perhatian—tentang keluarga, perubahan zaman, spiritualitas, dan suara orang-orang kecil. Baginya, menulis bukan sekadar bercerita, tetapi cara untuk menjaga ingatan dan menemukan makna.
Bergabung sejak 2026-08-01
Telah diikuti oleh 14 pengguna
Sudah memublikasikan 20 karya
Menulis lebih dari 327,911 kata pada novel
Rekomendasi dari
Rekomendasi
Novel
Santri di Jalan Khidmah
Prasetya
Novel
SANTRI DI JALAN MAKRIFATULLAH
Prasetya
Novel
BUKAN MAIN SAHAM
Prasetya
Novel
SANTRI PINGGIRAN
Prasetya
Cerpen
Bronze
KELAPA-KELAPA YANG BERLAYAR
Prasetya
Cerpen
NAMAKU SETYOWATI
Prasetya
Novel
Widuri yang Tak Pernah Pulang
Prasetya
Cerpen
DI RANTAU, AKU MASIH AYAHMU
Prasetya
Cerpen
Kesaksian yang Tak Pernah Didengar
Prasetya
Novel
MATAHARI TENGAH HARI
Prasetya
Novel
ANAK XT
Prasetya
Cerpen
Lintang Kembar di Langit Brantas
Prasetya
Novel
SANTRI DI BORNEO
Prasetya
Cerpen
DI DIAMKU, CINTAKU TAK PERNAH PADAM
Prasetya
Cerpen
Cangkul yang Tidak Pernah Merdeka
Prasetya