Gantung Aku
Horor
"Rin, temani aku dulu ya," mohon Cempaka, suaranya nyaris bergetar. Gadis bermata minus itu, dengan baju berkerah renda putih yang tampak sudah usang, melirik ke arah luar jendela berkali-kali. "Bapak dan Ibu-ku belum juga pulang... aduh, kenapa lama sekali sih?"
Ririn menahan napas. Ia sebenarnya ragu. Ibunya di rumah sedang kambuh penyakit asam lambungnya. Mana mungkin ia berlama-lama di rumah Cempaka?
"Maaf, Cempaka... Aku harus pulang. Kalau sepuluh menit lagi orangtuamu belum pulang, aku terpaksa tinggalin kamu sendirian," katanya, suara lirih penuh rasa bersalah. "Aku takut pulang sendirian kalau kemalaman. Jalan setapak itu, serem, tau."
Cempaka memandang...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Gantung Aku
Novita Ledo
Cerpen
TUSELAK
Marion D'rossi
Skrip Film
Ada yang Hilang
Silvarani
Cerpen
psychosis.
Faisal Susandi
Cerpen
Data dan Mereka
Jasma Ryadi
Novel
Hilang
Bentang Pustaka
Cerpen
Kala
Sendang Ayuningrum
Flash
Sesajen
Allamanda Cathartica
Cerpen
Sesal
Sofiza
Cerpen
Gelang Terakhir
Nabilla Shafira
Cerpen
Mimpi
myht
Flash
Parade Kunang-kunang
Ragiel JP
Flash
Balian
Bksai
Flash
Negeri Cermin
BANYUBIRU
Cerpen
ARWAH NONI BELANDA & BONEKA UNGU
Sri Wintala Achmad
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Gantung Aku
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Lilin Cinta
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Nenek ku Super
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Dimana Surgamu, Buk?
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Mata Tetangga
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
15 Tahun Untuk Apa?
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Adik Lahir, Mama Berpulang
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Dosa Kalian, kuampuni
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Suara Dari Sumur Tua
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Kabar Dari Masa Lalu
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Sebatang kara
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Obsesi Sang Pengasuh
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Tumbler Yang Tertukar
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Suster Aluna
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Cahaya di balik kegelapan
Novita Ledo