Coklat Panas
Romantis
Aku masih ingat pertama kali bertemu perempuan itu, dia berjalan di jalan penuh salju di dekat kampusku di Budapest. Saat itu aku belum mengenalnya. Aku menikmati coklat panas. Aku sibuk dengan laptop dan buku-buku yang menumpuk. Aku tidak terlalu memperhatikan dia. Sampai dia menegurku.
“Hai, kamu Satria?”
“Iya. Kamu siapa?”
“Aku. Meera, teman SMA kamu. Kamu lupa?”
Itulah kelemanahku, ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
KUTITIPKAN RINDU INI
DENI WIJAYA
Cerpen
Coklat Panas
Naufal Prima Dani
Cerpen
Platonic Love
Nuel Lubis
Novel
Sang Waktu
Musakkir Basri
Flash
Hujan dan Payung Satu-satunya
Risti Windri Pabendan
Flash
Mawar di Ujung Senja
Elkanara K.
Cerpen
Kamu dan Impian (1)
Ilfina Azka Najah
Novel
Mira
Nirmalasari
Skrip Film
Merindukanmu dalam Wajah Anakku
Nurul Adiyanti
Cerpen
Setelah 39 Tahun Kemarau
Innuri Sulamono
Novel
War of Love
Dian hastarina
Novel
Tertunda
Andri Isnaeni dan Fitriyatun Nisa
Cerpen
Asmaraloka
Eva Nur Rachmawati
Cerpen
Untuk Kamu Di Masa Depan
Nathaniel Deandre Devin Subagia
Novel
RAMAYANI
RISFASA
Rekomendasi