Hujan dan Payung Satu-satunya
Romantis
Sore itu, hujan turun deras banget. Aku baru keluar dari kelas dan langsung sadar: payungku hilang entah di mana. Semua orang buru-buru berlarian, hanya aku yang terjebak di depan gedung, menatap jalan yang becek.
Saat aku lagi mik...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
LIFE OF NADIA (extended version)
mr. putri
Novel
HEARTWARE
Pebrianur Yuliana
Flash
Hujan dan Payung Satu-satunya
Risti Windri Pabendan
Flash
Teramat Sangat Cemburu Banget Sekali
meffulan20
Novel
Life for Love
Fatimatuzzahro
Skrip Film
Billy-Cassy
saifur rohman
Skrip Film
Sebuah Masa
Jeffry D. Kurniawan
Novel
Riuh untuk Senyap
Annisya Fitri
Novel
PINK!
Mahia Kata
Novel
RIVAL
Kirachusnul
Novel
Pelangi Meet Awan
Senandung
Novel
Connesso
Cano
Skrip Film
Cowok Dari Masa Depan
Abraham Rionaldi
Novel
One Last Hug
Arum Gandasari NK
Cerpen
Di Ujung Waktu
sukadmadji
Rekomendasi
Flash
Bronze
Pamer Gaji Pertama
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Hujan dan Payung Satu-satunya
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Susuk Penghancur Jiwa
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bronze
Tangisan dari Gunung Latimojong
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bronze
Pintu Kamar Nomor 7
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
HP Jatuh di WC
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Mantra Pelakor
Risti Windri Pabendan
Novel
Bronze
Antara Kamu dan Dia
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Kursi Kosong di Perpustakaan
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Panggilan Telepon Tengah Malam
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bronze
Nenek Penuh Paku di Minahasa
Risti Windri Pabendan
Novel
Bronze
Semalam Seharga Satu Miliar
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bronze
Arwah di Sungai Sa'dan'
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Gudang Belakang Rumah Kakek
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Kopi Pahit di Kantin
Risti Windri Pabendan