Sumpah ya, kalau ada yang bilang kerja remote atau jadi mahasiswa tingkat akhir itu enak karena bisa begadang sesuka hati, mending suruh mereka pindah ke kosan gue deh.
Nama gue Bagas. Malam itu, jam di sudut laptop udah nunjukin angka 01:24. Suasana kosan gue yang biasanya berisik sama suara knalpot mberr atau anak-anak main PES di lantai bawah, mendadak jadi hening banget. Heningnya tuh bukan yang tenang gitu, lho. Tapi hening yang "padat". Lo tau kan rasanya kayak ada yang lagi merhatiin lo dari sudut ruangan yang gelap, tapi pas lo nengok, yang ada cuma tumpukan baju kotor?
"Dikit lagi... satu paragraf lagi, Gas. Abis itu lo bisa peluk guling sepuasnya," gumam gue sendiri. Suara gue kedengeran asing di kuping sendiri, kayak mantul di tembok kamar yang makin lama keras...