The Rising Legacies
12. ACT 3 - PART 1

ACT 3

120. EXT. HALAMAN KERAJAAN-MALAM.

Andrew berdiri di depan barisan bawahannya yang membawa senjata lengkap. Bawahan Andrew mengangguk. Rombongan mobil berjalan meninggalkan kerajaan.

CUT TO:

121. EXT. DEPAN RUMAH KETUA GANGSTER-MALAM.

Conor dan Rosy berdiri dengan tangan terikat dan kepala tertutup kain hitam disaksikan penduduk gangster. Rosy menangis sesenggukan. Conor menyentuh lengan Rosy dengan lengannya.

CONOR

Hey. Dengarkan aku. Sudah, jangan menangis. Apapun yang terjadi, tetaplah tenang.

Rosy berusaha berhenti menangis.

INTERCUT TO:

Trio gangster melihat di belakang kumpulan penduduk. Lotus cemas menggigit-gigit kukunya.

LOTUS (V.O.)

Semoga bukan kau Andrew.

Tiba-tiba suara riuh warga terhenti dan terdiam. Matteo keluar dari dalam rumah dengan penuh amarah lalu membuka penutup kepala Conor. Ia lalu menghela nafas dan tertawa keras.

MATTEO

Bagus! Ini adalah awal kemenangan kita! Hidup Gangster!

PENDUDUK

Hidup gangster! Hidup gangster!

MATTEO

Aku tak mau tahu! Kita harus bisa habisi Kerajaan itu!

Matteo menunjuk beberapa Gangster.

MATTEO (V.O.)

Kau, kau, dan kau. Sekap mereka di gudang. Kalian sisanya waspada. Mereka pasti akan mengirim pasukan untuk menolong dua pecundang ini!

Matteo menendang Conor dan mendorong Rosy. Keduanya jatuh. Barisan bubar melaksanakan perintah.

CUT TO:

122. EXT. DEPAN HUTAN-MALAM.

Mobil-mobil Andrew dan bawahannya berhenti, mereka lalu turun dari mobil.

BAWAHAN ANDREW

Bukannya hutan ini tak berpenduduk ketua?

ANDREW

Kita coba saja. Aku beberapa kali melihat wanita itu menghilang ke dalam hutan ini. Kalian ikuti aku masuk ke dalam dan sisanya tetap berjaga di sini.

Bawahan Andrew mengangguk.

CUT TO:

(TENGAH HUTAN)

Andrew dan beberapa bawahnnya menyusuri hutan dengan hati-hati. Bawahan Andrew melihat banyak cahaya.

BAWAHAN ANDREW

Sepertinya mereka tinggal di sana.

Mereka lanjut berjalan.

CUT TO:

(GUDANG PENYEKAPAN)

Gang Pria gangster pemabuk yang akan menyerang Lotus standby menjaga Lotus dan Conor. Pria yang menyukai Alice mendekati Rosy dan mengusap wajahnya.

PRIA GANGSTER 1

Produk istana memang unggul. Tak ada kulit semulus ini di kampung ini.

PRIA GANGSTER 2

Ada, kulit Lotus.

PRIA GANGSTER 1

Ahhh. Dia mustahil kumiliki. Jadi tak kuhitung.

Rosy menggoyang-goyangkan kepalanya untuk menghindar, pegangan laki-laki itu malah semakin keras.

PRIA GANGSTER 1

Sebelum kau mati, ayo kita bersenang-senang.

Conor murka.

CONOR

Jangan sentuh dia keparat!!!

Conor meludahi pria itu. Pria itu mengamuk dan memukul Conor hingga berdarah. Rosy kasihan pada Conor.

PRIA GANGSTER 1

Aku tak segan-segan menghabisimu! Jangan ikut campur!

Pria itu menyentuh baju Rosy. Alice dan Denise datang.

ALICE

Untuk apa kau mendekatiku, jika kau menggodanya juga?

Pria gangster itu panik.

PRIA GANGSTER 1

Ehmm aku, ehmmm aku…

Alice menyemprot parfum biusnya dan menusuknya, Denise juga membunuh yang lainnya. Conor panik.

INSERT:

123. INT. KERAJAAN-AULA-MALAM.

Alice menyerang Conor di malam pertunangan dengan membabi buta. Conor berhasil menghindar dengan perlahan mundur dan lari.

CUT BACK TO:

(GUDANG PENYEKAPAN)

Alice dan Conor melepas ikatan Conor dan Rosy. Conor lega.

CONOR

Ku pikir kalian akan membunuh kami.

Denise dan Alice menatap tajam mereka. Conor ciut.

CONOR (CONT’D)

Ah iya iya. Maaf.

ALICE

Ayo. Kita harus keluar dari sini!

DENISE

Kita akan pergi lewat bukit. Lotus sedang menyingkirkan para penjaga di sana.

Keempatnya berjalan keluar.

CUT TO:

(KAMPUNG GANGSTER)

Rombongan Andrew sampai di kampung gangster yang “tenang”. Tiba-tiba (SFX. “Blarrrrr”). Anak buah Andrew menginjak Ranjau. Semua terpental.

INTERCUT TO:

(LUAR HUTAN)

Bawahan Andrew di luar hutan kaget.

BAWAHAN ANDREW 1

Ledakan apa itu? Ayo kita susul mereka.

INTERCUT TO:

(ATAS BUKIT)

Dia atas pohon, Lotus melihat api ledakan dan berfikir.

LOTUS (V.O.)

Mereka benar-benar datang.

Lotus lanjut memanah gangster-gangster yang siaga di dekatnya. Mereka berhasil dilumpuhkan. Lotus turun dan lanjut mencari gangster lainnya.

CUT TO:

(DEPAN KAMPUNG GANGSTER)

Jacob datang dengan bawahannya dan tertawa keras.

JACOB

Akhirnya kalian datang juga. Ku jamin, kalian tak akan pernah kembali dari sini.

ANDREW

Kita lihat saja.

JACOB

Seranggggg!!!!

INTERCUT TO:

(ATAS BUKIT)

Lotus memanah gangster yang hendak menembak rombongan Henry dari atas bukit dan berhasil.

INTERCUT TO:

(DEPAN KAMPUNG GANGSTER)

Rombongan Andrew saling serang dengan Jacob dan bawahannya. Andrew berhasil memukul Jacob.

JACOB

Boleh juga kemampuanmu!

Jacob membalas. Andrew terjatuh. Andrew bangkit lalu keduanya mengeluarkan pisau. Keduanya kembali bertarung.

INTERCUT TO:

(ATAS BUKIT)

Alice, Denise, Conor, dan Rosy terus berjalan menyusuri bukit. Duo gangster kagum dan meniru cara berjalan Rosy yang cantik.

CONOR

Aku masih heran. Kenapa kalian jadi menolong kami?

ALICE

Terlalu panjang jika kuceritakan semuanya. Intinya, ternyata temanmu Andrew adalah pria yang Lotus cintai selama ini.

Conor dan Rosy terkejut.

DENISE

Lotus juga menjamin bahwa Andrew sebenarnya orang baik.

Tiba-tiba beberapa pria gangster berteriak hendak menyerang mereka.

GANGSTER 1

Dasar pengkhianat! Kalian pantas mati! Hiattttt.

Lotus turun dari pohon dan membantu mereka. Trio gangster menunjukkan kemampuan bertarung mereka. Conor melongo.

CONOR

Mereka memang langka, dan luar biasa.

Conor ikut membantu dan akhirnya gangster-gangster itu berhasil dilumpuhkan.

LOTUS

Ayo, lewat sana.

Mereka melanjutkan menyusuri bukit. Jalan Trio gangster terlalu cepat. Rosy lelah dan tersandung. Conor menolong. Trio gangster pilih jalur kanan.

CONOR

Apa kau baik-baik saja?

Rosy mengangguk. Conor membantu Rosy berdiri. Keduanya baru sadar mereka kehilangan jejak Trio gangster.

CONOR

Astaga… cepat sekali mereka. Apa mereka jilmaan cheetah? Apa kau tahu mereka belok ke arah mana?

Rosy geleng-geleng putus asa. Conor menatap tajam dua cabang jalan itu.

CONOR (V.O.)

Kanan, kiri, kanan, kiri.

Conor meraih tangan Lotus.

CONOR

Ah. Ayo kita ke kiri saja.

Keduanya berjalan ke arah kiri.

INTERCUT TO:

(ATAS BUKIT)

Trio wanita gangster berjalan cepat seperti lari.

LOTUS

Kita lewat samping air terjun saja, agar lebih cepat.

ALICE (V.O.)

Kenapa mereka tak berisik lagi?

Alice berhenti dan menoleh ke belakang.

ALICE

Ke mana mereka berdua!

Lotus dan Denise berhenti dan berbalik.

LOTUS

Apa mereka salah jalan? Ayo. Kita susul saja mereka.

DENISE & ALICE

Ayo!

Tiba-tiba.

BAWAHAN ANDREW 1

Berhenti! Mau ke mana kalian!

Langkah trio gangster terhenti. Mereka berbalik dan rombongan bawahan Andrew sudah siap menyerang.

BAWAHAN ANDREW 2

Kembalikan mereka pada kami!

Bawahan Andrew dan Trio gangster saling serang. Seorang bawahan Andrew yang tergeletak terkena lemparan pisau Lotus melempar granat ke arah Trio Gangster.

LOTUS

Awassssss!!!!

Granat meledak keras.

INTERCUT TO:

(DEPAN KAMPUNG GANGSTER)

Andrew dan Jacob menoleh ke atas bukit mendengar ledakan granat dan kobaran api. Seorang gangster menghampiri Jacob.

JACOB

Ketua. Tawanan kita kabur!

ANDREW

Rosy, Conor.

Andrew lari dan memotong tali kuda gangster yang terikat ke pohon untuk menyusul mereka ke atas bukit.

Jacob bersiap ikut tapi dicegah rombongan Andrew yang baru datang.

INTERCUT TO:

(ATAS BUKIT)

Trio gangster selamat tapi tergeletak kesakitan.

DENISE

Aduhhh. Badanku sakit semua.

ALICE

Astagaa. Apa tobat orang kejam selalu sesulit ini?

Seorang bawahan Andrew bersiap menembak Denise.

LOTUS

Denise. Awaass!

Lotus menembak bawahan Andrew itu dan menghabisi lainnya juga. Andrew datang.

ANDREW

Di mana mereka?

Lotus menjawab dengan kebingungan.

LOTUS

Mereka… Uhmmm. Mereka…

ANDREW

Kalian sudah keterlaluan!

Andrew murka dan menyerang trio gangster. Trio gangster dilema melawan Andrew.

LOTUS

Dengarkan penjelasanku.

ANDREW

Aku tak butuh! Kau sama saja dengan ayahmu. Pembunuh kejam!!!

Lotus heran. Andrew berhasil mengalahkan Denise dan Alice, dan tersisa Lotus.

Andrew mengeluarkan pisau, Lotus terpaksa mengeluarkan pisau. Mereka bertarung lagi.

LOTUS (V.O.)

Andai kau tau yang sebenarnya, Andrew.

Lotus seperti akan kalah karena tak terlalu melawan. Andrew akan menusuk Lotus. Denise dan Alice gemetar khawatir. Tiba-tiba.

ROSY

Andrewwww. Tolong aku.

Rosy dan Conor datang dengan Matteo dan bawahannya yang mengancam mereka dengan pisau di leher. Andrew panik.

ANDREW

Lepaskan mereka!

MATTEO

Menyerahlah. Sebagai gantinya, aku akan biarkan mereka tetap hidup.

ANDREW

Teruslah bermimpi.

(Built tension)

Matteo murka dan menggores sedikit leher Rosy hingga berdarah. Rosy ketakutan.

Andrew menarik Lotus dan mengancamnya dengan pisau juga. Matteo sedikit panik.

MATTEO

Lepaskan dia!

Bawahan Andrew menembak orang yang memegang Conor. Rosy menginjak kaki Matteo. Keduanya lari ke Andrew. Andrew melepas Lotus dan memeluk Rosy.

ANDREW

Apa kau baik-baik saja?

Rosy mengangguk. Lotus cemburu.

LOTUS (V.O.)

Kenapa hatiku sakit melihat mereka berpelukan.

(Built tension)

Matteo hendak menembak Andrew. Lotus berdiri dan melindungi Andrew. Tangan Lotus tertembak. Semua kaget.

ANDREW (V.O.)

Kenapa dia melindungiku?

Matteo lemas. Denise dan Alice memeluk sedih Lotus yang tertembak.

DENISE & ALICE

Lotussss.

Tiba-tiba terdengar suara ledakan besar. Semua menoleh. Asap mengepul dan api membakar kampung gangster.

Bawahan Andrew dari bawah datang.

BAWAHAN ANDREW

Ketua. Kami sudah berhasil hancurkan seluruh kampung itu.

(Built tension)

Lotus menangis histeris. (SFX. Musik dramatis).

LOTUS

Tidakkkkkkkk.

MATTEO

Keparat kau! Kau bunuh orang yang ku cintai!

Matteo hendak menyerang Andrew, Andrew menahan dan membalasnya dengan membabi buta.

ANDREW

Kau baru mengenal sakit ini? Ini yang kurasakan saat aku kehilangan ibuku. Wanita polos yang kau bunuh waktu aku kecil.

Semua shock. Air mata Andrew menetes.

ANDREW (CONT’D)

Kau tahu. Hidupku benar-benar hancur setelah kepergiannya.

MATTEO

Itu balasannya, karena ibumu telah merusak kebahagiaan orang yang kucintai.

ANDREW

Tapi apakah harus dengan membunuhnya!

Matteo kehabisan kata-kata. Ia mencoba lari. Andrew mengejar dan berhasil menembak kaki Matteo.

ANDREW

Jangan pergi kau!

Matteo tetap lari dengan kaki pincang. Pelariannya berakhir di ujung air terjun. Ia terpojok.

MATTEO

Lebih baik aku lompat dari pada harus menyerah padamu!

Matteo lompat di air terjun. Andrew menembaknya dan mengenai punggungnya. Badan Matteo terhentak saat jatuh. Matteo lenyap.

(SFX. Instrumen musik ending kesedihan).

Matahari mulai terbit dan menyinari wajah Andrew.

CUT TO:

124. EXT. KERAJAAN-HALAMAN DEPAN ISTANA-PAGI.

Anggota kerajaan duduk bersama tamu undangan dan rakyat dalam acara pelantikan Raja baru. Raja naik ke panggung. Semua bertepuk tangan.

WILLIAM

Akhirnya sampai juga pada akhir masa pengabdianku. Semoga selama ini, aku telah memberikan kebahagian untuk kalian dan juga...

Henry tiba-tiba berdiri dan menembak Raja. “Dorrrr”.

Darah mengucur dari dada kanan William. Semua kaget dan Panik. Suasana berubah mencekam.

HENRY

Rakyatmu memang telah bahagia. Tapi tidak keluargamu!

Henry naik ke panggung dan mengacungkan pistolnya ke ayahnya lagi. Ia meluapkan amarahnya.

HENRY (CONT’D)

Aku sudah tahu, kau tak akan mengangkatku jadi Raja.

INSERT:

125. INT. RUANG KERJA RAJA-MENJELANG PAGI.

Andrew berjalan sempoyongan sepulang dari tempat hiburan. Ia mendekat ke pintu ruang kerja ayahnya yang sedikit terbuka.

SEKERTARIS KERAJAAN

Baginda, persiapan acara pengangkatan pangeran Henry sebagai Raja dan pernikahannya dengan Rosy sudah hampir sempurna.

William menatap kosong arah lain dan menghembuskan nafas.

WILLIAM

Aku… Aku tak akan mengangkatnya.

Sekertaris Kerajaan heran.

WILLIAM (CONT’D)

Andrew lebih pantas darinya.

Air mata Henry menetes. Henry lanjut berjalan ke kamarnya dengan sempo-yongan.

CUT BACK TO:

(HALAMAN DEPAN ISTANA)

Andrew datang dan memeluk sedih ayahnya.

ANDREW

Ayahhhhhh.

ANDREW

Apa kau gila!!! Kenapa kau menembak ayahmu sendiri?

Andrew menatap marah ke Henry lalu mengacungkan pistolnya ke Andrew.

HENRY

Ini semua gara-gara kau! Semenjak ayah membawamu ke istana ini, dia tak anggap aku lagi jadi anaknya. Kau rebut semua kasih sayangnya tanpa sisa untukku. Dan kau… Kau juga rebut hati wanita yang kucintai!

INSERT:

126. INT. KERAJAAN-STAGE-MALAM.

Saat Tunangan Rosy menghindari ciuman bibir dan menurunkan kepalanya sehingga dahinya yang tercium.

INSERT:

127. EXT. JALAN-MOBIL-PAGI.

Di Mobil saat menuju ke pemakaman, Rosy menghindari pegangan tangan Henry.

INSERT:

128. INT. KERAJAAN SAHABAT. LANTAI DANSA-MALAM.

Rosy menghindari tatapan mata saat dansa dengan Henry dan seolah tak nyaman berdansa dengannya.

INSERT:

129. INT. KERAJAAN-BALKON KAMAR LOTUS-MALAM.

Henry membuka kamar Rosy. Rosy kaget.

Henry menghampiri Rosy yang sedang memandangi Andrew yang bertugas di bawah. Rosy menghindari ciuman bibir dari Henry.

INSERT:

130. EXT. KERAJAAN-TAMAN BELAKANG ISTANA-MALAM.

Note: Scene sebelum Rosy dan Conor jalan-jalan keliling istana dan Henry ke tempat hiburan.

Henry berjalan sambil membawa Rose hendak memberikannya ke Rosy.

Conor berbicara dengan Rosy di taman. Henry menghentikan langkahnya dan menguping pembicaraan mereka berdua.

CONOR

Apa tak menyangka tadi. Kau ternyata mencintai Andrew.

Rosy tersenyum. Henry sakit hati dan membuang Rosenya lalu pergi diam-diam.

CUT BACK TO:

(HALAMAN DEPAN ISTANA)

Henry semakin frustasi.

HENRY

Kenapa! Kenapa kau lebih beruntung dariku, anak haram!!!

Henry akan menembak Andrew. Rosy berlari melindungi Andrew dan tangannya tertembak. Semua kaget.

Conor sedih dan memeluk Rosy. Andrew menepuk-nepuk muka Rosy.

ANDREW

Rosy? Rosy?

Ibu Rosy menangis histeris.

IRIS

Rosy, jangan tinggalkan ibu. Maafkan ibu karena telah memaksakan kehendak ibu selama ini menyuruhmu mencintai Henry. Maafkan ibu karena selalu membuang bunga dari Andrew untukmu.

(Built tension)

William murka.

WILLIAM

Dia bukan anak haram! Asal kau tahu. Aku menikah lebih dulu dengan ibunya dari pada ibumu!

Henry shock dan merendahkan pegangan pistolnya.

WILLIAM (CONT’D)

Dan maaf. Meskipun kau lahir setelah pernikahanku dengan ibumu, hatiku tak bisa mengakuimu sebagai anakku. Aku selalu yakin aku tak pernah menyentuh ibumu. Karena aku tak pernah mencintainya!

INTERCUT TO:

Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar