The Rising Legacies
10. ACT 2 - PART 8

90. EXT. KERAJAAN-PAGI.

Andrew menghampiri bawahannya, Carlos, 35.

ANDREW

Aku sengaja melarang ayah ikut untuk mengelabui mereka. Jangan lengah lagi. Kau pengaman yang yang paling kupercaya diantara semuanya.

CARLOS

Baik ketua.

Keluarga Kerajaan memasuki mobil satu-persatu. Rosy menolak berpegangan pada Andrew. Henry datang.

ROSY

Henry. Tolong bantu aku.

HENRY

Tentu.

Conor mengulurkan tangannya ke Andrew dan bertingkah centil. Andrew menampik tangan Conor dengan jijik.

CUT TO:

91. EXT. JALAN-MOBIL-PAGI.

Lily menoleh ke Rosy dan Henry.

LILY

Aku ingin pernikahan kalian dipercepat. Agar kau bisa jadi Ratu dan dampingi Henry setelah ia dilantik.

Rosy tersenyum seolah “mengiyakan” lalu melihat ke kaca depan dan mendapati Andrew juga melihatnya. Keduanya salah tingkah dan mengalihkan pandangan.

HENRY

Terima kasih Rosy. Aku yakin ada jutaan pria yang iri denganku, karena mendapatkanmu.

Conor pura-pura tersedak. Andrew menginjak kaki Conor. 

Angin hutan masuk ke dalam mobil menimpa Rosy dan Andrew dengan kegalauan mereka.                                                     

CUT TO:

92. EXT. PEMAKAMAN-PAGI.

Rombongan hendak menaiki mobil.

ESTER

Keluarga yang ditinggalkan pasti sangat sedih. Pengamanan kita memang payah.

Andrew hanya diam.

CUT TO:

93. EXT. PASAR-MOBIL-SIANG.

Rosy sedikit sadar dari rasa kantuknya. Tiba-tiba.

ROSY

Berhenti!

Andrew mengehentikan mobilnya mendadak. Semua kaget dan terhentak.

ROSY

Henry. Aku rasa aku lelah sehabis penampilan dan peristiwa kemarin. Aku ingin jalan-jalan sebentar.

Lily berusaha melarang. Henry memotong.

HENRY

Pergilah. Istirahatkan pikiranmu. Tapi hati-hati.

Rosy senang.

ROSY

Conor. Tolong kawal aku.

CONOR

Aku? Ah oke, baiklah.

ROSY

Kau adalah pria terbaik Henry.

Andrew hanya diam. Rosy dan Conor turun. Rombongan melanjutkan perjalanan.

CUT TO:

94. EXT. PASAR-SIANG.

Note: Rosy pakai penutup muka agar tak dikenali banyak orang.

Rosy dan Conor menuju ke tengah pasar. Jalannya Rosy berubah seperti anak kecil yang menari. Conor heran.

CONOR

Aku tahu kau penari terkenal. Tapi apa harus menari di tengah jalan seperti ini?

ROSY

Pasar ini adalah tempat favoritku.

CONOR

Kau sudah kunjungi hampir seluruh Negara di dunia ini. Ini hanya pasar biasa. Tak ada yang spesial.

Tiba-tiba perut Rosy berbunyi. Conor tertawa.

ROSY

Ayo temani aku makan. Aku sudah lapar.

Rosy menarik tangan Conor.

CUT TO: 

Mereka berhenti di suatu tempat makan di tengah pasar.

CONOR

Tempat ini?

ROSY

Iya. Ini tempat kita bertabrakan dulu. Makanan di sini sangat enak. Ayo masukkkk. Aku sudah lapar.

Rosy menarik tangan Conor untuk masuk. 

CONOR

Iyaaaa. Kau seperti anak kecil saja.

Keduanya memesan makanan.            

CUT TO:

95. EXT. SUATU DESA-SORE.

Rombongan Kerajaan menikmati acara yang disuguhkan. Tiba-tiba ada suara tembakan. Penduduk berhamburan.

ANDREW

Mereka lagi!!! 

Andrew dan bawahannya mengamankan rombongan kerajaan lalu melawan mereka. Para gangster kalah dan pergi.

Andrew menghampiri rombongan kerajaan.

 ANDREW

Kalian tidak apa-apa?

Ester dan Lily hanya diam. Henry mengangguk. Rombongan langsung menuju mobil.

ANDREW

Kalian kawal mereka pulang. Aku akan cari Rosy dan Conor.

Bawahan Andrew mengangguk. Henry bergerak hendak ikut. Lily mencegah.

LILY

Kau harus temani ayahmu dalam rapat terbatas nanti.

Rombongan kerajaan pulang. 

CUT TO:

96. INT. TOKO MAKANAN LANGGANAN ROSY-SORE.

Rosy hampir habis 5 mangkok. Conor melongo.

CONOR

Hey. Aku tidak minta makananmu. Pelan-pelan. Apa kau tak takut perutmu meledak?

Penjual makanan datang dan menyajikan beberapa mangkok. Conor heran.

CONOR

Bukan kami yang pesan.

PENJUAL MAKANAN

Dia biasanya habis tujuh mangkuk.

Conor geleng-geleng. Penjual menaruh mangkuk itu ke meja lalu memandangi Conor dengan Aneh. Conor heran.

PENJUAL MAKANAN

Mana pria tampan yang sering menemanimu makan di sini?

Conor nyengir.

ROSY

Andrew?

Penjual makanan mengangguk.

INSERT:

97. INT. TOKO MAKANAN LANGGANAN ROSY-SORE.

Andrew menemani Rosy makan banyak. Keduanya saling menyuapi dan sesekali saling membersihkan makanan di sekitar mulut mereka.

Keduanya terlibat pandangan yang dalam lalu malu dan mengalihkan pandangan mereka.

Andrew melihat tasnya.

ANDREW (V.O.)

Selama ini kenapa Rosy tak pernah menyebut bunga yang kuberikan padanya ya? Apa bunga itu tak sampai di tangannya?

Andrew menggeleng-gelengkan kepalanya.

ANDREW (CONT'D) (V.O.)

Tak mungkin. Penjaga rumahnya selalu bilang Rosy menerimanya. Apa kuberikan bunga ini langsung? Dan kuungkapkan cintaku padanya juga?

Andrew hendak membuka tasnya untuk mengambil bunga. Rosy tiba-tiba memotong.

ROSY

Jangan lupa datang minggu depan. Kau adalah tamu spesial, di pertunjukan pole dance ku.

Henry mengangguk dan tak jadi mengambil bunga di tasnya.

HENRY (V.O.)

Ahhh. Baiklah, keberikan bunga ini dan kunyatakan cintaku padanya di pertunjukannya minggu depan saja.

ROSY (V.O.)

Datanglah Andrew, datanglah. Aku akan mengenalkanmu pada ibuku, bahwa kau adalah pria yang aku cintai.

Keduanya lanjut makan.

CUT BACK TO:

Muka Rosy berubah kesal.

ROSY

Lupakan dia.

Penjual makanan kembali ke meja jualannya di depan.

CONOR

Aku heran, kenapa tubuhmu bisa tetap langsing?

Rosy tak menjawab dan tetap makan dengan lahap.

   CONOR (CONT’D)

Hey dengarkan aku. Kau sekarang tinggal di Istana. Kau bisa memesan makanan sesukamu pada pelayan.

Rosy menghentikan makannya. Air matanya menetes.

ROSY

Ibuku… Dia lebih senang aku makan dedaunan seperti sapi-sapi istana.

INSERT:

98. INT. KERAJAAN-DAPUR ISTANA-MALAM.

(SFX. Musik sedih)

Rosy mengintip ibunya sedang diam-diam berbicara pada koki istana.

ROSY (O.S.)

Awalanya, aku pikir pindah ke istana bisa membuatku bebas makan apa yang kusuka. Tapi ternyata sama saja. Ibuku punya seribu cara untuk mencegahnya.

IRIS

Jangan sampai ia makan berlemak dan manis. Jangan berikan apapun selain buah dan sayur untuk makanannya nya. Mengerti? 

Koki istana mengangguk.

INSERT:

 99.  INT. KERAJAAN-MEJA MAKAN-MALAM.

Semua anggota Kerajaan makan makanan lezat dengan lahap. Rosy melihat mereka dengan sedih. Rosy tidak jadi makan dan menaruh garpu dan pisaunya.

ROSY (O.S.)

Tubuhku memang indah, cantik, dan sempurna menurut orang lain. Tapi tidak bagiku. Aku sebenarnya menderita dengan kecantikan dan keindahan tubuhku.

INSERT:

100.  INT. RUMAH ROSY-SIANG.

(DAPUR)

Iris tiba-tiba pulang lebih awal dan ke dapur memarahi Rosy. Rosy sedang makan banyak dan berlemak buatan pengasuhnya.

ROSY (O.S)

Aku pernah mencoba melawan ibuku. Tetapi aku tak kuasa. Ia selalu bilang bahwa makanan enak adalah hal buruk yang merusak badanku.

Iris berteriak dan menyeret Rosy ke kamar mandi.

INSERT:

(KAMAR MANDI)

IRIS

Kurang ajar! Kau sembunyi-sembunyi memakan ini. Muntahkan makananmu sekarang. Muntahkan!!!

Rosy terpaksa memuntahkan makanannya di closet dan menangis.

INSERT:

(RUANG LATIHAN)

Rosy sedang latihan pole dance. Dari kaca, di luar rumah Rosy terlihat anak-anak sedang bermain dan tertawa lepas.

ROSY (O.S.)

Meski tubuhku dan bakatku adalah dambaan para wanita di seluruh negeri ini. Justru akulah yang iri pada mereka. Masa kecil mereka sangat indah. Mereka bisa bermain sampai mereka puas dan senang. Sedangkan aku, aku harus habiskan waktuku untuk puaskan hati ibuku dengan penampilan yang harus sempurna.

Iris berungkali memukul Rosy karena sering salah. Rosy kesakitan dan menangis.

IRIS

Jika kau tampil seperti ini, penonton pasti akan meminta kembali uang mereka. Mereka pasti kecewa!

INSERT:

101. INT. CONVENTION HALL-RUANG GANTI ROSY-MALAM.

Note: Lanjutan scene awal Rosy akan tampil.

Iris mengarahkan muka Rosy ke kaca dan membisikinya dengan nada ancaman.

IRIS

… Tampillah dengan luar biasa. Aku sudah keluarkan uang banyak untuk mendidikmu seperti ini. Jangan sekali-sekali kau kecewakan aku. Pikatlah semua tamu laki-laki kaya itu. Mereka penggemar potensial. Paham kau!

Rosy mengangguk dengan tertekan. Air matanya menetes.

INSERT:

(STAGE)

Rosy sedang menampilkan pole dance di depan banyak pria yang menatap mesum padanya.

ROSY (O.S.)

Aku sering merasa seperti pelacur yang sedang memikat pelanggan, yang bahkan tak pernah kukenal sebelumnya.

INSERT:

(STAGE)

 Note: Scene sebelum Henry berikan bunga ke Rosy.

ROSY (O.S.)

Penderitaanku memang tak berujung. Urusan hati yang aku pikir bisa kutentukan sendiri karena aku yang akan menjalaninya sendiri, ternyata juga tak luput dari campur tangan ibuku. Dia selalu mengabaikan perasaanku dan menganggap hatiku sebagai barang komersil.

Iris mencubit pinggang Rosy dan membisikinya.

IRIS

Terimalah bunga dari Henry! Akan saling menguntungkan jika kau menikah dengannya. Kau akan semakin terkenal. Hidupmu juga pasti terjamin. Henry adalah calon Raja.

Rosy tertekan dan terpaksa menerima bunga Henry.

INSERT:

 102.  INT. KERAJAAN-STAGE-MALAM.

Note: Scene pertunangan Rosy dan Henry. Rosy tidak diberitahu ibunya jika itu adalah malam pertunangannya dengan Henry.

ROSY (O.S.)

Tujuannya mungkin menginginkan yang terbaik, tapi begitu pahit bagiku.

Rosy ke panggung dan kaget ada tulisan besar pertunangan dirinya dan Henry.

Saatnya tukar cincin. Iris membisikinya.

IRIS

Pakailah cincin itu! Kalian akan jadi pasangan yang serasi. Kau akan jadi Ratu. Hidupmu akan bahagia. Ayo. Pakailah. Jangan permalukan ibu!!!

Rosy terpaksa menuruti ibunya.

CUT BACK TO:

(TEMPAT MAKAN LANGGANAN ROSY)

Conor menangis sesenggukan mendengar cerita Rosy.

ROSY

Kenapa kau menangis?

CONOR

Ternyata hidupmu tak sesempurna dan sebahagia yang kubayangkan.

ROSY

Memang. Tapi aku tetap mencintai ibuku. Hanya dia yang kumiliki di dunia ini. Ayahku meninggalkan kami tanpa tanggung jawab waktu aku kecil.

Rosy menepuk pundak Conor.

CONOR

Jadi, selama ini kau tak mencintai Henry?

Rosy geleng-geleng.

CONOR (V.O.)

Apa aku beritahu saja ya kalau Andrew selama ini mencintainya?

Conor akan mengatakannya tapi tak jadi.

ROSY

Sudahlah. Ayo pergi. Aku sudah kenyang.

Rosy memakai penutup mukanya dan keduanya keluar.

CUT TO:

103. EXT. PASAR-SORE.

(TENGAH PASAR)

Rosy dan Conor keluar dari toko lalu lanjut berjalan-jalan. Rosy berpapasan dengan beberapa orang yang membawa buket bunga yang indah dan ia tertarik.

ROSY

Dari mana kau beli bunga ini?

Orang itu menunjuk ujung barat pasar. Rosy mengangguk dan tersenyum.

ROSY

Aku baru tahu ada toko bunga di pasar ini. Ayo kita ke sana sebentar.

CONOR

Baiklah.

CUT TO:

(DEPAN TOKO BUNGA LUCAS)

Rosy menyentuh dan menghirup bunga-bunga yang dipajang di luar toko.

ROSY

Wahhhh. Indah sekali bunga-bunga ini.

CONOR

Iya.

Tiba-tiba Conor terbelalak teringat sesuatu.

CONOR (V.O.)

Astagaaa. Gawattt. Ini kan toko bunga teman Andrew waktu itu.

Rosy hendak membuka pintu. Conor menarik tangan Rosy.

CONOR

Ayo kita kembali. Mereka pasti sudah menunggu kita.

ROSY

Ayolah. Sebentar saja. Kau tak asik. Selama hidupku, aku selalu diberi bunga oleh penggemarku. Sekarang aku ingin membelinya sendiri.

Lotus menarik Conor. Conor pasrah.

CUT TO:

104. INT. TOKO BUNGA-SORE

Lotus membuka pintu. Lucas masih melayani pembeli. Conor ikut masuk lalu menghadap ke tembok sambil tertunduk gelisah.

CONOR (V.O)

Tuhannnnn. Tolong bungkam mulut Lucas. Aku mohonnnnn.  

 

Rosy melihat-lihat. Lucas selesai melayani pembeli.

LUCAS

Ada yang bisa kubantu Nona?

Lucas mengenali Conor.

LUCAS (CONT’D)

Conor? Apa itu kau?

Conor berpura-pura diam. Conor baru sadar tepat di depan mukanya ada cermin besar. Ia lalu balik badan dan meringis.

LUCAS (CONT’D)

Kau masih mengingatku?

LUCAS

Mana mungkin aku melupakanmu. Kau…

Rosy memotong.

ROSY

Oh ternyata kalian sudah saling kenal. Baiklah.

Rosy menghirup seikat bunga mawar segar yang sudah dirangkai di pojok dan mengambilnya.

ROSY

Hmmmm. Aku ingin beli bunga ini.

LUCAS

Maaf. Khusus itu aku tidak bisa menjualnya. Hanya itu yang tersisa. Itu untuk wanita yang dicintai Andrew, sahabatku.

Hati Rosy berdebar mendengar kata Andrew. Rosy menarik nafas.

LUCAS (CONT’D)

Aku berjaga-jaga jika Andrew datang tiba-tiba. Dia susah ditebak.  

Conor mengedip-ngedipkan matanya ke Lucas tapi Lucas tak paham.

LUCAS

Kenapa kau Conor? Apa kau kelilipan?

CONOR

Ahhh. Tidakkkk.

Rosy penasaran dan mendekat ke Lucas. 

ROSY

Memangnya siapa wanita yang dicintai Andrew?

Conor lemas.

CONOR (V.O.)

Mungkin memang ini saatnya kau tau Rosy.

(SFX. Musik dramatis.)

LUCAS

Wanita itu adalah Rosy.

Rosy kaget dan gemetar. Perasaannya campur aduk.

LUCAS (CONT’D)

Sudah sejak beberapa tahun terakhir, Andrew selalu bawakan Rose ke rumah Rosy. Bahkan, saat pertunjukan Rosy pun, ia merangkai sendiri Rose yang akan diberikan ke Rosy.

Conor pura-pura tersedak. Lucas masih juga tak sadar.

LUCAS (CONT’D)

Tetapi… Seingatku saat pertunjukan Rosy juga, Rosy menolaknya. Ia lebih memilih kakak Andrew sendiri, Pangeran Henry. Yang kini sudah jadi tunangannya.

Rosy meninggalkan toko itu sambil membawa Rose itu.

LUCAS (CONT’D)

Hey. Hey. Mau ke mana kau? Kau belum bayar.

Conor histeris.

ANDREW

Astagaaa. Celaka-celaka.

LUCAS

Ada apa? Apa ada perampokan?

ANDREW

Tidak. Tapi apa kau tahu tadi kau bicara dengan siapa?

LUCAS

Maksudmu wanita tadi? Oh iya. Dia ambil bunga Andrew. Bagaimana jika Andrew tiba-tiba datang nanti? Bunga apa yang akan diberikan untuk Rosy?

ANDREW

Rosy baru saja mendapatkan bunganya.

Conor lemas.

CONOR (CONT'D)

Asal kau tahu, wanita tadi itu adalah Rosy!

Lucas terkejut dan melongo.

Conor menyusul Rosy. Tak lama setelah itu Andrew datang dan membuka pintu. Lucas masih melongo.

ANDREW

Kau kenapa? Ehmmmm. Apa kau lihat Rosy dan Conor? Aku sudah cari mereka hampir ke seluruh pasar. tapi aku tak menemukan mereka. Aku khawatir mereka diserang para gangster. Apa mereka ke sini tadi?

Lucas mengangguk. Dan menjawab dengan gemetar.

LUCAS

Dia sudah tahu semuanya.

Andrew kaget.

ANDREW

Apa??? Di mana mereka sekarang?

LUCAS

Aku rasa ke arah taman.

  

Andrew langsung lari ke luar.

CUT TO:

Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar