The Rising Legacies
3. ACT 2 - PART 1

ACT 2

 

26.  INT. KERAJAAN. KAMAR ANDREW. MENJELANG PAGI.

Conor mengerjai Andrew. Ia menutupi tubuhnya dengan selimut dan hanya menampakkan mukanya sambil memeluk Andrew dengan centil. Andrew membuka mata dan terkejut lalu menendang Conor sampai jatuh.

ANDREW

Ahhhhh. Ku kira kau tadi hantu. Sialan.

Conor tertawa keras. Andrew masih shock.

CONOR

Tapi aku lebih menarik dari jodoh hantumu yang kau lukis. Kau saja sampai memelukku.

Conor tertawa. Andrew kesal.

ANDREW

Ahhhhh. Aku tadi tak sadar.

CONOR

Ayo. Bersiaplah.

ANDREW

Apa harus pagi-pagi buta seperti ini?

Conor mengangguk. Andrew berjalan ke kamar mandi dengan malas.

CUT TO:

27. INT. RUMAH PERAMAL-PAGI.

(TERAS).

Andrew dan Conor tiba dan turun dari mobil. Banyak pasien sudah mengantre dengan “kondisi menyedihkan” mereka masing-masing.  

Andrew & Conor duduk diantara pasien-pasien itu. Andrew melihat tulisan di papan depannya. “DATANGLAH PADAKU. MAKA TAKDIRMU AKAN TERUNGKAP” Ia lalu tersenyum sinis.

Seorang wanita, 24, tiba-tiba menangis. Andrew dan Conor menoleh.

WANITA PATAH HATI

Kenapa kau meninggalkanku dan menikahi sahabatku sendiri?

Tangisannya semakin keras. Ibu wanita itu, 50, menenangkan. Andrew dan Conor kasihan. (Beat).

Seorang lelaki tiba-tiba berdiri dengan microphone botol arak di tangannya. Andrew & Conor melongo.

PRIA PATAH HATI

Gadisku. Sekarang kau mungkin menikahinya. Tapi kutahu, sebenarnya hatimu tetap untukku. Seperti pepatah yang bilang “Cinta tak harus memiliki.” Aku akan merelakanmu, dan mendoakanmu bahagia bersamanya.

Lelaki itu kemudian bernyanyi sambil menangis. Conor membisiki Andrew.

CONOR

Beruntung kau tidak sepertinya.

Andrew menginjak kaki Conor. Tiba-tiba laki-laki itu berteriak.

PRIA PATAH HATI

Tapi kenapa tidak bahagia denganku saja kasihku!!!

Laki-laki itu merusuh. Semua kaget. Kotak barang bekas milik peramal tak sengaja jatuh dan isinya berantakan. Beberapa orang kemudian membawa lelaki itu pergi.

CONOR

Ahhhh, ada-ada saja.

Andrew mengambil kumpulan brosur berjudul sama dari kotak yang jatuh dan menyimpannya. Tak lama setelah itu tibalah giliran Andrew & Conor. Mereka masuk.         

CUT TO:

(RUANG RAMAL)

Andrew merasa familiar dengan sepatu merah di pojok pintu dan mengamatinya. Conor duduk duluan dan sangat antusias bertemu peramal. 

CONOR

Hey, Sedang apa kau? Ayo duduk!

Andrew ikut duduk dan mengamati wanita peramal itu.

ANDREW (V.O.)

Apa dia wanita tua malam itu?

Mulut komat-kamit peramal berhenti.

CONOR

Permisi… Apa kau masih mengingatku?

WANITA PERAMAL

Tentu. Kau pria patah hati yang menangis malam itu.

Conor yang seorang playboy sedikit ciut aibnya terbongkar. Andrew mengenali suara peramal itu tapi masih diam.

CONOR

Terima kasih. Berkat nasehatmu, aku temukan kekasih sejatiku. Aku sangat bahagia. Dia sangat setia padaku.

Peramal tertawa khas.

CONOR

Kawanku ini, dia sedang patah hati. Wanita yang ia cintai mencintai kakaknya. Aku tak mau dia sampai gila. Bisakah kau baca takdirnya?

Andrew melirik tajam Conor. Conor menunjukkan lukisan Andrew.

CONOR

Apa kau bisa melihat siapa wanita ini? Ia selalu hadir di mimpinya.

Peramal komat-kamit agak lama. Conor tak sabaran.

CONOR

Bagaimana? Apa kau sudah berhasil lihat takdirnya?

Peramal tiba-tiba menyodorkan tangannya (buka tutup). Andrew heran.

ANDREW

Kenapa dia? Apa tangannya kesemutan?

Conor mengambil paksa uang dari saku Andrew dan menaruh ke tangan peramal.

WANITA PERAMAL

Mana sisanya?

CONOR

Sisa apa? Bukankah dulu maharku hanya sebungkus cerutu dan sebungkus makanan? Uang ini jauh lebih banyak.

Peramal memekik dan menyulut kemenyan penuh asap (SFX. “Blarrrr”). Conor & Andrew kaget.

WANITA PERAMAL

Dasar tengik!!! Itu tarif debutku! Sekarang kau lihat, ketenaranku sudah sampai ke negeri-negeri seberang. Jadi kalian harus membayarku lebih.

Andrew kesal dan mejulurkan tangannya.

ANDREW

Sudahlah. Aku sudah muak dengan semua ini. Kembalikan uangku peramal gadungan!

Conor menutup mulut Andrew. Peramal itu mendekatkan mukanya ke Conor dan Andrew untuk mengancam.

WANITA PERAMAL

Berani-beraninya kau menghinaku. Pergi kalian!!!

CONOR

Mmmmmm. Maafkan temanku ini. Ia sering melantur setelah patah hati.

Andrew membuka topeng peramal dengan keras. Conor shock dan melongo. Peramal panik menutupi mata sembabnya.

ANDREW

Hidup peramal harusnya selalu sempurna, tanpa air mata. Kau seharusnya bisa gunakan kemampuanmu, untuk mencegah air matamu menetes.

Peramal panik mencari alasan.

WANITA PERAMAL

Ini... ini... cuma alergi bulu kucing peliharaanku.

Ayam-ayam peramal saling berkokok (peramal tak punya kucing). Andrew melempar kumpulan brosur pencarian jodoh ke meja.

ANDREW

Oh jadi bukan karena kau tak juga dapat jodoh?

Conor membaca brosur-brosur itu.

CONOR

”BERDANSALAH DAN TEMUKAN JODOHMU”.

Peramal panik dan menggeleng-gelengkan kepala. Andrew membuka maskernya. Peramal kaget dan terhentak. Conor heran.

CONOR

Apa-apaan ini. Kalian sudah saling kenal sebelumnya?

INSERT:

28.  INT. SEBUAH GEDUNG-AULA-MALAM.

Note: Atas pintu aula bertuliskan” BERDANSALAH DAN TEMUKAN JODOHMU”

Wanita peramal memasuki aula dengan dandanan Gothic yang mencolok dan memakai sepatu merah menyala. Para lelaki melongo dan saling berbisik.

LAKI-LAKI 1

Apa aku tidak salah lihat?

LAKI-LAKI 2

Iya. Apa aku sedang melihat kutukan di depanku?

WANITA 1

Mungkin ia pikir ini acara Halloween.

WANITA PERAMAL (V.O.)

Pesonaku memang tak tertandingi. Lihat saja. Mereka sangat kagum dengan penampilanku.

Wanita peramal itu lanjut berjalan cantik.

CUT TO:

(BALKON ATAS)

Malam itu Andrew juga datang atas perintah ayahnya. Tapi ia tidak antusias, karena hatinya hanya untuk Rosy. Seorang pembawa minuman mengampiri Andrew. Andrew mengambil orange juice. 

Music ceria diputar, Andrew melihat dari balkon sambil minum. Andrew tersedak.

ANDREW (V.O.)

Apa wanita itu tak membaca dresscodenya? Kasian sekali dia.

INTERCUT TO:

(HALL LANTAI BAWAH)

Wanita peramal itu berdiri percaya diri jadi pusat perhatian “fansnya”. Mc mengumumkan di panggung music. Semua sangat gembira dan antusias.

MC

Temukan cinta sejatimu dan ajak dia berdansa. Apa kalian siapppp?

SEMUANYA

Siapppp.

Note: Para lelaki secara acak berbaris menyamping dan bergandengan tangan dengan sampingnya. Mereka berhadapan dengan barisan wanita yang juga berbaris dan bergandengan tangan. Jika aba-aba dimulai maka barisan akan saling menghampiri ke tengah. Para lelaki akan berkenalan dengan wanita di depannya. Jika keduanya klik maka mereka akan meninggalkan barisan dan menunggu waktu dansa tiba. Penjemputan jodoh akan terus berlangsung sampai sepuluh kali.

CUT TO:

Semua siap. Acara penjemputan jodoh ke-delapan dimulai.

MC

Luruskan barisan kalian. Bersiaplah untuk penjemputan jodoh ke-delapan ini.

Semua meluruskan barisan. Tiba-tiba lelaki di depan wanita peramal tersebut panik karena lurus dengan wanita peramal, ia lalu bergeser. Temannya di sampingnya tidak terima. Keduanya panik dan saling menggeser.

Wanita peramal senyum-senyum melihatnya.

WANITA PERAMAL (V.O.)

Wahhhh mereka berebut tempat untuk mendapatkanku.

MC

1, 2, 3. Para pencari cinta, jemput jodoh kalian!!!

Semua maju. Dua lelaki di depan peramal memperlambat jalan mereka. Saat sudah berhadapan, keduanya berebut menggandeng wanita di samping wanita peramal. Wanita Peramal ciut dan memalingkan muka seolah jual mahal.

WANITA PERAMAL

Dasar anak kecil! Beruntung aku tidak dengan kalian.

INTERCUT TO:

(BALKON ATAS)

Andrew masih melihat acara sambil minum dengan cool.

ANDREW

Kasian sekali dia. Semoga ia dapatkan jodoh di dua kesempatan terakhir.

Andrew menghabiskan minumannya dan pergi ke toilet sebelum pulang.

INTERCUT TO:

(HALL LANTAI BAWAH)

MC

Para pencari cintaaaa. Jemputlah jodohmu!!!

Wanita peramal mulai resah.

WANITA PERAMAL (V.O.)

Jika ini tak berhasil juga, maka aku akan pergi. Persetan dengan penjemputan kesepuluh.

Semua berjalan maju. Lelaki di depan wanita peramal malah pergi meninggalkan barisannya. Wanita peramal sedih dan marah.

WANITA PERAMAL (V.O.)

Dasar acara sampah. Takdir apa ini?

Wanita peramal pergi dan mengambil dua gelas minuman lalu meminum dan menyiramkan minumannya ke kepalanya. Semua melongo dan terdiam. Ia lalu berjalan sempoyongan keluar dengan sedih.

CUT TO:

29. EXT. LUAR GERBANG-MALAM.

Ada wanita menangis duduk membungkuk di depan gerbang. Andrew menghentikan mobil dan menghampirinya.

ANDREW

Halo. Apa kau baik-baik saja?

Wanita peramal membalikkan badan. Makeup dan rambut wanita peramal berantakan. Andrew kaget.

ANDREW

Haaaa. Apa kau... wanita berbaju hitam di acara tadi?

WANITA PERAMAL

Kau pasti salah satu pria bodoh yang menolakku?

ANDREW

Tidak. Aku datang tapi tak cari jodoh.

Wanita Peramal itu tiba-tiba berteriak dan menangis. Andrew kaget.

WANITA PERAMAL

AAASHHHH. Apa mereka semua buta? Aku sudah berdandan paling menarik dan secantik ini. Kenapa mereka menolakku?

Wanita peramal muntah. Andrew menepuk-nepuk pundaknya. 

ANDREW

Mungkin kau bukan tipe mereka. Coba carilah jodoh seusiamu bu.

WANITA PERAMAL

Apa kau juga buta? Aku bukan ibumu!

ANDREW

Iyaaaaa. Maaf Nona. Apa kau butuh tumpangan? Berbahaya jika kau pulang sendiri.

WANITA PERAMAL

Tak usah.

Wanita itu berdiri dan berjalan sempoyongan sambil menangis. Andrew pun pergi.       

CUT BACK TO:

(RUMAH WANITA PERAMAL)

Andrew memandang tajam wanita peramal.

ANDREW

Kau saja tak tahu jodoh dan takdirmu. Jadi jangan sok tahu takdir orang lain!

Wanita peramal itu menangis merengek (tapi lucu).

WANITA PERAMAL

Kau pikir aku mau seperti ini? Awalnya aku cuma cari laki-laki tampan patah hati agar kuracuni pikirannya untuk mencintaiku. Tapi aku tak tahu kenapa semua pasienku yang datang tak ada yang beres.

Peramal menangis lucu lagi. Andrew tersenyum sinis.

ANDREW

Ayo kita pergi saja. Dasar peramal gadungan!

WANITA PERAMAL

Kurang ajar!!! Aku sumpahi kalian tak akan bahagia.

ANDREW

Kita lihat saja. Apa takdir akan menuruti sumpahmu!

WANITA PERAMAL

Dasar tengik!!! Pergi kalian!!!

Wanita peramal melempari Andrew dan Conor. Keduanya menghindar dan lari keluar cepat-cepat.

CUT TO:

(TERAS)

Pasien di luar heran melihat Andrew yang lari terbirit-birit dan memacu mobilnya pergi. (Beat).

Wanita peramal keluar dan mencopot tulisan prakteknya lalu menutup pintunya dengan keras. Semua pasiennya heran dan kecewa.     

         

CUT TO:

30. EXT. JALAN-MOBIL-SIANG.

Conor masih malu karena mengajak Andrew ke peramal gadungan. Andrew senyum-senyum dan tertawa sambil menyetir. Conor hanya diam.

CUT TO:

31. INT. UJUNG PASAR-TOKO BUNGA LUCAS-SIANG.                             

Mobil Andrew berhenti.

CONOR

Mau ke mana kita?

Andrew menghela nafas agak keras.

CONOR

Ah. Iyaaaa. Iyaaaa. Aku akan ikut.

Conor masih penasaran. Andrew turun dan masuk ke toko bunga duluan.

CONOR (V.O.)

Bunga lagi? Apa dia belum sadar juga. Haahhh. Yasudahlah.

Conor memasuki toko bunga.

ANDREW

Kenalkan ini sahabatku, Conor.

LUCAS

Hai aku Lucas. 

Conor melihat-lihat.

CONOR

Wahhhh. Bunga di sini segar-segar dan indah ya.

LUCAS

Itulah kenapa Andrew jadi pelanggan setiaku. Apa kau tahu? Setiap hari ia selalu membeli bunga untuk Rosy di sini.

CONOR

Iya aku tahu. Sahabatku ini memang romantis.

LUCAS

Kau juga bisa beli untuk pacarmu.

CONOR

Hmmm. Tentu. Aku akan beli bunga yang sangaaaat besar untuk kekasihku.

Andrew menginjak kaki Conor. Conor kesakitan dan tertawa.

LUCAS

Maaf kawan. Aku belum memetik Rose kesukaanmu. Kupikir kau datang sore nanti.

ANDREW

Tak apa.

Lucas heran. Conor pura-pura tersedak.

CONOR

Rosy menolaknya.

(Beat).

Conor & Lucas tertawa. Andrew salah tingkah.

LUCAS

Sudah kubilang. Ambillah bunga yang lain.

ANDREW

Ahhh. Iyaaaa. Iyaaaa.

Conor menyentuh bunga Tulip di depannya.

CONOR

Tolong kemas bunga ini. Kemas yang sangattt besarrrrr.

LUCAS

Apa kau yakin?

CONOR

Seperti kata Andrew. Semakin besar bunga yang yang kau berikan, wanitamu akan semakin suka.

Andrew melirik tajam Conor. Conor menahan tawa.

LUCAS

Baiklah, tunggu sebentar.

CUT TO:

32. EXT. PASAR-SIANG.

Note: Penampilannya sama seperti wanita yang masuk kedai dekat gedung pertunjukan Rosy.

Seorang wanita memakai jubah hitam dan penutup muka memasuki restoran di pasar. Penjual makanan, 45, menyambutnya dengan ceria.

PENJUAL MAKANAN

Haiiii darling.

Wanita itu mengangguk. Penjual makanan itu menutup pintu tokonya.

CUT TO:

33. INT. TOKO BUNGA-SIANG.

Lucas selesai mengemas bunga dan memberikan ke Conor. Conor membayar.

LUCAS

Sering-sering bawa temanmu yang lain. Aku akan untung besar.

CONOR

Wahhh Indah sekali bunga ini. Terima kasih.

Conor menarik lengan Andrew untuk pulang. Andrew geleng-geleng lalu memberikan kunci mobilnya ke Conor.

CONOR

Ahhh baiklah.

Conor keluar toko sambil bernyanyi dan lupa menutup pintu.

ANDREW

Dasar pikun.

Saat Andrew akan menutup pintu, Andrew dibuat kagum dengan bunga lotus di depan toko Lucas.

ANDREW

Indah sekali bunga itu.

LUCAS

Ikutlah denganku nanti. Akan kutunjukan yang lebih besar dan lebih indah.

CUT TO:

Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar