Kirim izin baca kepada penulis skrip ini?
Blurb
Tidak, Nak. Memang mereka bersalah. Tapi, mereka tidak bermaksud seperti itu. Mereka pasti menganggap kamu adalah segalanya. Kamu adalah hidupnya Tuhan tidak akan membiarkan itu terjadi pada kalian, Nak. Jika Tuhan telah memisahkan kalian dengan mereka, itu sudah ketentuan-Nya. Tapi, bagaimana dengan kekuatan yang telah Ia titipkan padamu? Tuhan percaya bahwa kamu mampu melewatinya. Kamu terpilih dalam ujian ini, karena Ia sangat menyayangimu. Nabi saja sejak dalam kandungan sudah kehilangan ayahnya. Dan baru berumur beberapa tahun juga harus berpisah dengan ibunya. Bagaimana dengan itu? Tuhan telah menyayangimu dengan sempurna, Nak. Hari ini semua orang telah menghinamu, mengejek statusmu, menertawaan keadaan dan penampilanmu. Tapi, tahukah kamu, Nak? Di balik semua itu, mereka iri terhadapmu yang memiliki kesabaran dan ketabahan yang tinggi. Mereka bangga terhadapmu, tapi malu mengungkapkannya. Dan semua itu adalah dukungan serta kekuatan yang secara tidak langsung mereka berikan terhadapmu," kata Mbok Rus.
------------------------------------------
"Tuhan memang telah memberikan warna dalam kehidupan ini. Tapi, Tuhan lebih menyayangi orang yang memahami warna itu. Kami keliru jika menganggap dirimu seperti itu. Kamu pantas bersekolah di sini. Sekolah itu baru dianggap unggulan jika mampu menghantarkan orang-orang seperti Dinda ke pintu gerbang kesuksesan. Bukan anak orang kaya yang sudah sukses secara financial. Bukan itu, Nak," jelas Bu Halimah.
------------------------------------------
"Tuhan memang telah memberikan warna dalam kehidupan ini. Tapi, Tuhan lebih menyayangi orang yang memahami warna itu. Kami keliru jika menganggap dirimu seperti itu. Kamu pantas bersekolah di sini. Sekolah itu baru dianggap unggulan jika mampu menghantarkan orang-orang seperti Dinda ke pintu gerbang kesuksesan. Bukan anak orang kaya yang sudah sukses secara financial. Bukan itu, Nak," jelas Bu Halimah.
Premis
-
Pengenalan Tokoh
-
Sinopsis
Disukai
0
Dibaca
0
Tentang Penulis
Rizal Azmi
Penulis Motivasi Inspirasi Islam (Sad Ending)
Ig @Rizalazmi29
Twitter @Rizaazmi_rizal
Facebook @Rizalazmi29
Facebook @Rizalazmi96
Komunitas Menulis:
Ikatan Penulis Seluruh Indonesia (IPSI)
Jaringan Penulis Indonesia (JPI)
Komunitas Penulis Seluruh Indonesia ( KOPSI)
Komunitas Sampit Menulis (KSM)
Ig @Rizalazmi29
Twitter @Rizaazmi_rizal
Facebook @Rizalazmi29
Facebook @Rizalazmi96
Komunitas Menulis:
Ikatan Penulis Seluruh Indonesia (IPSI)
Jaringan Penulis Indonesia (JPI)
Komunitas Penulis Seluruh Indonesia ( KOPSI)
Komunitas Sampit Menulis (KSM)
Bergabung sejak 2020-05-28
Telah diikuti oleh 471 pengguna
Sudah memublikasikan 7 karya
Menulis lebih dari kata
Rekomendasi dari Religi
Skrip Film
Sebuah Skenario Flim Dari Novel Tetesan Airmata Isyarat
Rizal Azmi
Flash
Sang Pangeran dan Sang Pelayan Perempuan
Ahmad Muhaimin
Novel
Mata Jahat
Ratih Setyorini
Novel
Rengkuh
Lily N. D. Madjid
Flash
Relativitas Ashabul Kahfi
Silvarani
Novel
Kapal Nuh Abad 21
Bentang Pustaka
Novel
IYYAAKI HUBBII
Daud Farma
Novel
Memburu Muhammad
Bentang Pustaka
Novel
Jejak-Jejak Islam
Bentang Pustaka
Novel
Hijab Pelacur
Donto Hade
Novel
Humairahku dan Ranah Minang
Salfia afriadi
Novel
Cinta Hanya Dia
Aza Muliana
Cerpen
Insyaallah Mualaf
Teguh Santoso
Cerpen
MEMILIH SATU DIANTARA DUA
Iman Siputra
Novel
Annerta : Part of Aquira
Ann Aizawa
Rekomendasi
Skrip Film
Sebuah Skenario Flim Dari Novel Tetesan Airmata Isyarat
Rizal Azmi
Novel
Tetesan Air Mata Isyarat
Rizal Azmi
Novel
Bronze
ISYARAT YANG TERJAWAB
Rizal Azmi
Novel
KETIKA MALAIKAT MENANGIS
Rizal Azmi
Novel
CORONA DITANGAN MANUSIA
Rizal Azmi
Skrip Film
SEBUAH SKENARIO FLIM DARI NOVEL CORONA DITANGAN MANUSIA
Rizal Azmi