J_astor Menulis artikel
@jastor

Millenial Bersuara: Lucu Sekaligus Sadis, Salutt!!!

Millenial Bersuara Lucu Sekaligus Sadis Salutt
RUU KUHP menjadi perbincang hangat yang terjadi di Indonesia. Masyarakat khususnya para mahasiswa melihat terdapat kejanggalan. Kondisi ini semakin diperparah dengan pengesahan yang terlihat tergesa-gesa. Wajar saja, kalau kemudian para mahasiswa dari hampir perguruan tinggi Indonesia melakukan demo besar-besar di depan gedung DPR.
Cocok buatmu

Gerakan mahasiswa yang mewakili suara rakyat tersebut tentu menyedot perhatian. Apalagi mereka tidak hanya berorasi di depan gedung DPR. Melainkan banyak dari kaum millineal ini yang menyuarakan demo dengan sensasi humor. Namun, pedas sekaligus berbahaya. Berikut beberapa poster unik yang mereka tuliskan.

1. Drakor

Kwikku, Drakor
Sumber: kompas.com

Nah, yang tidak kalah pedas dari semua poster adalah poster ini. Dimana kalimatnya menyatakan bahwa berhenti menonton drama Korea. Sebab, drama yang lebih seru berada di DPR. Kalau dicerna benar juga sih. Keren yah, kreatif banget. Salutt.

2. Roma Irama

Kwikku, Roma Irama
Sumber: tribunnews.com

Ucapan Roma Irama menjadi bagian yang sering dilihat dari poster unik tersebut. Poster di atas merupakan kalimat Roma Irama dalam filmya. Wah, ternyata kalau digunakan untuk demo keren juga yaa. DPR, hentikan semua sandiwara mu. Kurang lebih seperti itu intinya.

3. Sindiran

Kwikku, Sindiran
Sumber: youtube.com

Sedangkan yang satu ini cukup nyelekit. Sebuah sindiran polos yang kedengarannya cukup relevan. Poster tesebut merupakan kekecewaan atas reputasi DPR yang kian hari kehilangan marwahnya sebagai perwakilan suara rakyat.

4. Diskonan

Kwikku, Diskonan
Sumber: duniaku.com

Salah satu dari poster ini menyatakan bahwa "NKRI harga mati. Kok KPK dan hak rakyat di diskon?” Kalimat tersebut jelas mengandung maksut yang dalam. Semoga saja pemerintah mendengarkan rakyat. Harapan besar semoga semua bisa diperbaiki. Dimana Orde gelap di Indonesia tidak perlu terulang lagi.

0
0 none
Yang mungkin kamu suka
Komentar