Sutradarai Film Arini, Ismail Basbeth Bagi-Bagi Tips Membuat Film Buatmu Kwikkers!

Sutradarai Film Arini  Ismail Basbeth Bagi-Bagi Tips Membuat Film Buatmu Kwikkers  - Indahhikma menelurkan,banyak,film,berkualitas,rahasia,ismail,basbeth
Menelurkan banyak film berkualitas, ini rahasia Ismail Basbeth!

Nama Ismail Basbeth sudah tidak asing lagi dalam perkembangan film pendek Indonesia. Sebagai sutradara, ia telah menelurkan beragam karya mulai dari Hide and Sleep (2008), Harry Van Yogya, Shelter (2011), Maling (2012), Ritual (2012) sampai 400 Words (2013).

Sebagai seorang yang tak perlu diragukan lagi kemampuannya, karya Ismail Basbeth tidak hanya diputar di skala lokal, tetapi juga hingga ajang festival Internasional. Selain memproduksi cerita-cerita pendek, ia juga mendireksi beberapa film panjang yang diputar di seluruh bioskop Indoensia, seperi Another Trip to The Moon yang ikut kompetisi International Film Festival Rotterdam pada tahun 2015, hingga Talak 3.

Nah, di tahun ini karyanya kembali mengejutkan publik dengan film remake Arini yang diperankan oleh Morgan Oey dan Aura Kasih. Menariknya lagi di tengah maraknya film remake, ia tak memperbolehkan aktor dan aktrisnya untuk nonton versi terdahulu. Gagassannya itu bertujuan agar para pemeran bisa menguji kemampuan aktingnya. Keren banget, kan?

By the way, apa saja sih yang bisa dipelajari dari sutradara serba bisa ini?

1. Film Pendek dan Panjang Sama-sama Menyenangkan

Bagi Ismail, baik film panjang maupun pendek sama-sama menyenangkan. Keduanya hanya memiliki perbedaan pada proses, durasi, industri dan tantangan. Ia memisalkan jika film panjang itu kita masih punya waktu untuk menjelaskan tentang konsep, promosi hingga tahu di mana tempat menontonnya. Sedangkan film pendek melalui proses yang singkat, dan ditayangkan di tempat-tempat tertentu.

2. Belajar Banyak Dari DVD

Sebagai soerang sutradara yang banyak menelurkan karya kreatif, ternyata Ismail mengungkapkan bila dirinya sebenarnya banyak belajar dari DVD. Dulunya ia adalah seorang penjaga rental DVD milik temannya dan kerap kali nonton filmnya secara gratisan. Meski saat itu ia hanya digaji kecil, namun menurutnya lumayan sambil belajar film.

3. Film Bagus Itu...

Baginya, film Indonesia sudah mengalami kemajuan pesat. Tampak dari beragam genre yang diproduksi setiap tahunnya. Tapi ia menambahkan bila membuat film bagus tapi tidak laku atau film laku tapi tidak bagus juga sama-sama tidak ada gunanya. Yang terpenting adalah memproduksi karya-karya berkualitas dan bertemu dengan penonton yang tepat. Oleh sebab itu jika ingin membuat film bagus harus bertemu dengan sutradara dan produser yang bagus juga.

4. Senang Bertemu Dengan Bakat Baru

Ismail Basbeth tidak memiliki target untuk berkolaborasi dengan siapa. Hanya saja, ia ingin membuat film yang lebih sistematis dan membuka akses seluas mungkin untuk bertemu dengan bakat-bakat baru. 

5. Film Itu Dari Perasaan dan Pikiran

Film yang Ismail Basbeth buat dibagi menjadi dua. Pertama berbasis dari perasaan, seperti film pendeknya berjudul Maling. Yang mana film tersebut berawal dari pemikirannya mengenai mengapa maling dibakar, kenapa masyarakat bisa berbuat demikian hingga akhirnya jadilah film tersebut. Sedangkan kedua adalah dari pikiran, seperti film Hilal dan Talak 3 yang ia buat.

6. Nonton 400-600 Film Per Tahun

Sebagai bahan untuk terus belajar, sutradara ini menonton 400 hingga 600 film setiap tahunnya. Ia mengaku tak memiliki sineas yang menjadi barometer dan acuan. Tapi sutradara yang filmnya selalu ia tonton adalah Eddie Cahyono, Edwin dan Garin Nugroho. Baginya, ketiga pendireksi itu tak pernah mengecewakan saat membuat film.

7. Mulai Belajar Membuat Script Writing

Tidak puas hanya mendireksi, Ismail Basbeth masih terus belajar script writing untuk pembuatan film lagi dan lagi. Ia berpendapat dirinya sudah terlanjur masuk ke dunia ini, maka sebagai konsekuensi harus terus mengembangkan hal tersebut.

Kalau Kwikkers tertarik dengan dunia film, kisah Ismail Basbeth di atas tentu bisa menginspirasi. Semoga bermanfaat! (ind)

Lanjut membaca lebih mudah dengan mengunduh Aplikasi Kwikku
1 tahun 5 bulan lalu
0
Boost!
Bagikan


SARAN DARI DISCOVER
Sempat Diabaikan, Film Tengkorak Karya Dosen UGM Sukses Tembus Cinequest Film Festival!
Skill Cosplay Mumpuni, Jonathan Stryker Berkreasi Lagi Dengan Beragam Karakter Film. Mirip Banget!
Suka Berkhayal? Bisa Jadi Kamu Menderita MD. Ketahui Lebih Dalam , yuk!
Apa Itu Sprint Retrospective pada Scrum?
Lika-Liku Hubungan Mulai Berubah Drastis? Waspada! Ini Tanda-Tanda Kekasih Hatimu Pengen Putus!
Berasa Menginap di Pulau Pribadi, 6 Penginapan Ini Ada di Tengah Air. Unik Banget!
Demi Tuntutan Kerja, 5 Artis Ini Tak Masalah Kerja Bareng Mantan
10 Kondisi Bagian Rumah Ketika Setelah dan Sebelum Di Bersihkan, Hasil yang Sangat Luar Biasa
10 Karya Surealis Butikan Ketidak Mungkinan Menjadi Mungkin
10 Alasan Kenapa Jepang adalah Negara yang Unik dan Spesial!
Saat Sulit Menentukan Pilihan, Lakukan Hal-hal Ini Gaes!
Hal-Hal Mengharukan Seputar Orang Dengan Gangguan Kejiwaan, Nomor 4 Bikin Kita Merenung...