Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Sejak kecil, Anggun Puspitasari tidak pernah benar-benar mengenal arti ketenangan.
Tatapan merendahkan. Perlakuan yang menyakitkan. Masa lalu yang memaksanya tumbuh lebih cepat daripada anak-anak seusianya. Hingga seseorang mengajarinya satu hal yang mengubah hidupnya selamanya: bertahan hidup bukan dengan kemarahan, melainkan dengan kendali.
Bertahun-tahun kemudian, Anggun akhirnya memiliki kehidupan yang selalu ia impikan.
Sebuah paviliun kecil yang sunyi.
Pekerjaan di perpustakaan.
Secangkir teh chamomile favoritnya.
Tidak mewah.
Namun cukup.
Sampai sebuah ponsel misterius diam-diam diselipkan ke dalam tasnya.
Sejak hari itu, orang-orang asing mulai bermunculan. Mereka mengawasi, mengejar, bahkan rela membunuh demi sesuatu yang tidak pernah Anggun minta. Semakin ia berusaha mengembalikan hidupnya seperti semula, semakin jauh ia terseret ke dalam permainan yang tidak ia pahami.
Di saat yang sama, masa lalu yang selama ini ia kubur perlahan kembali mengetuk, memaksanya menghadapi luka yang belum pernah benar-benar sembuh.
Kini Anggun dihadapkan pada pilihan yang tak pernah ia inginkan.
Terus berlari demi mempertahankan ketenangan yang selama ini ia perjuangkan...
atau menghadapi dunia yang pernah menghancurkannya, meski itu berarti kehilangan satu-satunya kehidupan yang akhirnya berhasil ia bangun.
Karena terkadang...
yang paling sulit diperjuangkan bukanlah kemenangan.
Melainkan kesempatan untuk hidup dengan tenang.
Dan ketika masa lalu akhirnya berhasil menemukanmu...
masih adakah tempat yang benar-benar bisa disebut sebagai rumah?
Tatapan merendahkan. Perlakuan yang menyakitkan. Masa lalu yang memaksanya tumbuh lebih cepat daripada anak-anak seusianya. Hingga seseorang mengajarinya satu hal yang mengubah hidupnya selamanya: bertahan hidup bukan dengan kemarahan, melainkan dengan kendali.
Bertahun-tahun kemudian, Anggun akhirnya memiliki kehidupan yang selalu ia impikan.
Sebuah paviliun kecil yang sunyi.
Pekerjaan di perpustakaan.
Secangkir teh chamomile favoritnya.
Tidak mewah.
Namun cukup.
Sampai sebuah ponsel misterius diam-diam diselipkan ke dalam tasnya.
Sejak hari itu, orang-orang asing mulai bermunculan. Mereka mengawasi, mengejar, bahkan rela membunuh demi sesuatu yang tidak pernah Anggun minta. Semakin ia berusaha mengembalikan hidupnya seperti semula, semakin jauh ia terseret ke dalam permainan yang tidak ia pahami.
Di saat yang sama, masa lalu yang selama ini ia kubur perlahan kembali mengetuk, memaksanya menghadapi luka yang belum pernah benar-benar sembuh.
Kini Anggun dihadapkan pada pilihan yang tak pernah ia inginkan.
Terus berlari demi mempertahankan ketenangan yang selama ini ia perjuangkan...
atau menghadapi dunia yang pernah menghancurkannya, meski itu berarti kehilangan satu-satunya kehidupan yang akhirnya berhasil ia bangun.
Karena terkadang...
yang paling sulit diperjuangkan bukanlah kemenangan.
Melainkan kesempatan untuk hidup dengan tenang.
Dan ketika masa lalu akhirnya berhasil menemukanmu...
masih adakah tempat yang benar-benar bisa disebut sebagai rumah?
Tokoh Utama
Anggun Puspitasari
#1
Prolog
#2
Tiga Hari Sebelumnya
#3
48 Jam
#4
Sinyal Pertama
#5
Nihil
#6
Terusik
#7
Umpan
#8
Konfrontasi
#9
Titik Buta
#10
Tumbang
#11
Kecurigaan
#12
Prasangka
#13
Pengakuan
#14
Kontras
#15
Kontemplasi
#16
Percakapan
#17
Terakumulasi
#18
Target
#19
Penyelamatan
#20
Tawaran
#21
Tertinggal
#22
Tenggat
#23
Kenangan Tentang Bima
#24
Pilu
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
1
Dibaca
1.2k
Tentang Penulis
Muhammad Amin Hambali
-
Bergabung sejak 2026-02-17
Telah diikuti oleh 80 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 184,247 kata pada novel
Rekomendasi dari Aksi
Novel
The Silent Librarian
Muhammad Amin Hambali
Flash
Goat
Rena Miya
Novel
A Hollow Gift
R.J. Agathias
Novel
DEO ANAK ABG PENSIUN DINI
Acep Abdul Rojak
Novel
LIBERO
Yattis Ai
Flash
Berkeinginan Kuning Beringin
Silvarani
Flash
Wisanggeni
Wirdatun Nafi'ah
Cerpen
Garuda Menantang Raksasa: Perjalanan Menuju Kemenangan
Mochammad Ikhsan Maulana
Flash
Fearless
awod
Cerpen
Aku, Tebu dan Bambu
Hans Wysiwyg
Flash
Berburu Ropen
Vitri Dwi Mantik
Novel
Shangkara
Ghozy Ihsasul Huda
Flash
Tralala Delulu
Dinda Kusuma Ati
Flash
Jika Aku
Dinda Kusuma Ati
Cerpen
PROJECT V ~Epilogue~
Permadi Adi Bakhtiar
Rekomendasi