Daftar isi
#1
Prolog
#2
Secangkir Moka
#3
Luka Itu Kamu
#4
Muara
#5
Antisosial
#6
Turbulensi
#7
Nasihat Ibu
#8
Mimpiku, Mimpimu
#9
For The First Sight
#10
Brown Eyes
#11
Womanizer
#12
Dan, Itu Moka
#13
I Love You, I'm Sorry
#14
Pertemuan Demi Pertemuan
#15
Bukan Hatimu, Melainkan Hatiku
#16
Ini Aku, Muara Lagi
#17
Lelaki Itu Datang Lagi
#18
Rencana Mei
#19
Keraguan
#20
Terungkap
#21
Sebuah Hadiah
#22
Cinta Itu Ada Pada Secangkir Moka
#23
Maukah Kau Membawaku Ke Surga
#24
Epilog
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#6
Turbulensi
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Terlalu ramai di sini. Langkah-langkah kaki orang berseliweran di antara suara petugas bandara yang menyampaikan pengumuman jadwal penerbangan. Suara dari pengeras suara itu timbul-tenggelam
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp30.000
atau 30 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 5
Antisosial
Chapter Selanjutnya
Chapter 7
Nasihat Ibu
Sedang Dibicarakan
Novel
Jangan Tidur di Sekolah
abil kurdi
Flash
Cerita-Cerita Ketika Hujan Datang
Artie Ahmad
Flash
Hadiah untuk Pengkhianat
Nurai Husnayah
Novel
Tamu
Vivianhervian
Novel
Bronze
Candera Mata
Silvia
Novel
Bronze
MEI
Nurinwa Ki. S Hendrowinoto
Flash
Lose 2
mafaz mira
Cerpen
Bronze
Pendar
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Sastranala ☆
Zohreta Yuspiani
Flash
Tentang Dia
nisaaa
Flash
Pudar
Roy Rolland
Komik
Bang Jeki
Agung raka saputra
Cerpen
Bronze
JIKA RUMAH ADALAH LUKA
Muhamad Irfan
Novel
Bronze
BERDETAK (Berakhir dengan Takdir)
Niti Rahayu
Cerpen
Bronze
Lelaki Pembelah Bulan
Imajinasiku
Novel
Ambang Senja
indra wibawa
Novel
Bronze
DIARY MILIK QIAN
Safinatun naja
Novel
Bronze
Bayangan Masalalu
Nunnasizha
Novel
Airin : Kekuatan Air
Yaraa
Cerpen
Bronze
Blank Page
Andini Lestari