Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Arum punya mimpi yang sederhana-- sebuah rumah kecil di pinggiran Surabaya dan pendidikan yang layak untuk adiknya. Namun, kemiskinan adalah jerat yang paling mengerikan. Di ambang keputusasaan hidup, Arum justru melangkah masuk ke dalam sangkar emas bernama Taman Bunga.
Di bawah asuhan Mama Sekar, seorang wanita yang membalut kekejaman dengan kasih sayang keibuan, Arum dipaksa meyakini bahwa tubuhnya bukanlah miliknya sendiri. Ia bukan lagi seorang gadis yang berjuang demi sesuap nasi dan masa depan adiknya, melainkan sebuah objek yang diperjual belikan. Arum diberi label sebagai "primadona" yang dipersiapkan untuk memuaskan hasrat orang-orang berkuasa.
Saat realitas perlahan dihancurkan oleh kebahagiaan palsu dan ritual-ritual menyesatkan, Arum mulai kehilangan batas antara dirinya sendiri dan ilusi yang diciptakan oleh para predator yang menamakan diri mereka "tamu istimewa".
Di tengah desis kebencian pada diri sendiri dan ketergantungan yang mematikan, Arum menyadari satu hal yang mengerikan. Ia bukan sedang mekar untuk memperbaiki hidupnya, melainkan perlahan layu untuk mati.
Menurutmu, sejauh mana seseorang bisa mempertahankan jiwanya, ketika tubuhnya sudah bukan lagi miliknya?
Di bawah asuhan Mama Sekar, seorang wanita yang membalut kekejaman dengan kasih sayang keibuan, Arum dipaksa meyakini bahwa tubuhnya bukanlah miliknya sendiri. Ia bukan lagi seorang gadis yang berjuang demi sesuap nasi dan masa depan adiknya, melainkan sebuah objek yang diperjual belikan. Arum diberi label sebagai "primadona" yang dipersiapkan untuk memuaskan hasrat orang-orang berkuasa.
Saat realitas perlahan dihancurkan oleh kebahagiaan palsu dan ritual-ritual menyesatkan, Arum mulai kehilangan batas antara dirinya sendiri dan ilusi yang diciptakan oleh para predator yang menamakan diri mereka "tamu istimewa".
Di tengah desis kebencian pada diri sendiri dan ketergantungan yang mematikan, Arum menyadari satu hal yang mengerikan. Ia bukan sedang mekar untuk memperbaiki hidupnya, melainkan perlahan layu untuk mati.
Menurutmu, sejauh mana seseorang bisa mempertahankan jiwanya, ketika tubuhnya sudah bukan lagi miliknya?
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
4
Dibaca
17
Tentang Penulis
Marindya
-
Bergabung sejak 2023-07-17
Telah diikuti oleh 177 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 69,762 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
KARMA PALA
Tri harnanik atas asih
Novel
Manusia Laron
Dewanto Amin Sadono
Novel
Taman Bunga Mama Sekar
Marindya
Novel
Mata untuk Aini
Aji Najiullah Thaib
Novel
Love, Lavender
Melia
Novel
Rumah Nirmala
Letuceeep
Novel
Aku Anak Nakal?
Firmansyah Slamet
Flash
Motivasi
Nurai Husnayah
Flash
Anak Kecil Penabuh Tambur
Henry
Flash
Gugur Diambil Langit
Silvarani
Novel
NOWHERE
Dewi Anggraeni (Brownieck)
Skrip Film
Diary-nya
Riwisssss
Cerpen
Rumah Lila
faridhachacha
Novel
My Short Stories Journey
Ratih Farida
Novel
Bus Kota Warna Merah (Cerpen Pilihan Editor#1)
Imajinasiku
Rekomendasi