Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Ada masalah yang masih abu-abu pada masa lalu. Membutuhkan penantian dan waktu untuk menemukan semua jawaban itu. Namun, entah sampai kapan waktu dan penantian itu tiba. Semua perjalanan akan dilalui oleh keturunan Atmaja, Bisma. Anak itulah yang akan mencari jawaban dari semua luka yang terjadi di masa lalu.
Cerita fiksi dengan genre aksi, namun di dalamnya terdapat banyak sekali kejadian seperti cinta, misteri, lelucon dan juga drama yang menjadi bumbu di dalam sebuah cerita ini.
Cerita fiksi dengan genre aksi, namun di dalamnya terdapat banyak sekali kejadian seperti cinta, misteri, lelucon dan juga drama yang menjadi bumbu di dalam sebuah cerita ini.
#1
Prolog
#2
Bab 1—Kampung yang Menyimpan Cerita Kelam
#3
Bab 2—Rumah Tua Tengah Hutan
#4
Bab 3—Kembali tetapi Bukan Dirinya
#5
Bab 4—Sungai Juga Menjadi Saksi
#6
Bab 5—Restu Dari Ayah
#7
Bab 6—Data Penduduk Warga Kampung
#8
Bab 7—Perjalanan Menuju Terminal
#9
Bab 8—Dia menepati Janjinya
#10
Bab 9—Rumah di Balik Pabrik
#11
Bab 10—Teknologi Masa Depan
#12
Bab 11—Sebuah Peta Perjalanan
#13
Bab 12—Ini Malam yang Tepat
#14
Bab 13—Alas Kaki yang Diselimuti Oleh Tanah Merah
#15
Bab 14—Seminggu Penantian
#16
Bab 15—Menuju Perjalanan Panjang
#17
Bab 16—Sabotase dan Penyanderaan
#18
Bab 17—Selamat Datang di Kota Amsterdam
#19
Bab 18—Penyergapan di Dalam Gerbong Kereta Menuju Middleburg
#20
Bab 19—Rumah Sewa di Middleburg
#21
Bab 20—Kain Hitam Milik Penyewa Rumah
#22
Bab 21—Sebuah Surat tak di Undang Datang Mengetuk
#23
Bab 22—Menerima Undangan yang Telah Ditulis pada Surat Misterius
#24
Bab 23—Pesta Para Pecundang
#25
Bab 24—Kini Mereka Telah Berada di Tempat yang Sama
#26
Bab 25—Mereka Memiliki Tujuan yang Berbeda
#27
Bab 26—Terungku Para Pekerja
#28
Bab 27—Keparat Kalang Kabut Membabi Buta
#29
Bab 28—Si Jago Merah Menghentikan Semuanya
#30
Bab 29—Sudah Dapat Mengukur seberapa Kuat yang Mereka Lawan
#31
Bab 30—Pukul Tiga Dini Hari
#32
Bab 31—Teh Hangat Rasa Kasih Sayang
#33
Bab 32—Waktu tak Memberikan Mereka untuk Istirahat
#34
Bab 33—Seperti Menjadi Buronan
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
28
Dibaca
5.7k
Tentang Penulis
muhamad Rifki
-
Bergabung sejak 2025-05-15
Telah diikuti oleh 171 pengguna
Sudah memublikasikan 8 karya
Menulis lebih dari 51,169 kata pada novel
Rekomendasi dari Aksi
Novel
Tak Kunjung Penantian
muhamad Rifki
Cerpen
Lelaki Paruh Baya Bercelana Karung Goni
Rayasa Kherta
Flash
Pengakuan
Dinda Kusuma Ati
Novel
My Sweet Mission
Poetry Alexandria
Novel
LEGION : KNIGHT 347-1
Delta
Novel
Elang Angkasa: The Beginning
Kingdenie
Novel
Bhairava
Ghozy Ihsasul Huda
Novel
SEBAIKNYA KAMU LARI
ken fauzy
Flash
Anak-anak Pelukis Perang
Desy Andriyani
Cerpen
JUM WANGI
Rayasa Kherta
Novel
Nataraja
Ghozy Ihsasul Huda
Cerpen
journey without direction (perjalanan tanpa arah)
rafie akila
Flash
Bunga tidur
Seli Suliastuti
Flash
Monoton
Noveria
Cerpen
Bayang-Bayang Besi di Sektor 7
andika
Rekomendasi
Novel
Tak Kunjung Penantian
muhamad Rifki
Cerpen
Iskandar (Istri kandidat Darma)
muhamad Rifki
Novel
Terdampar Perspektif
muhamad Rifki
Cerpen
Saat Bersamamu di Surya Kencana
muhamad Rifki
Cerpen
3 Foto Dalam Satu Kisah
muhamad Rifki
Cerpen
Kepulangan Lestari Bersama Seporsi Bakso
muhamad Rifki
Flash
Gagal Fokus Sampai Salah Tujuan
muhamad Rifki
Cerpen
Setiap Kali Air Matanya Menetes
muhamad Rifki